Breaking News:

WNA Somalia Hamil Tua Ditolak Masuk Indonesia, Ini Kata Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta membantah telah melakukan deportasi terhadap wanita yang tengah hamil 9 bulan setibanya di Indonesia

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kondisi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta di masa Natal dan Tahun Baru 2021, Kamis (30/12/2021). Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta membantah telah melakukan deportasi terhadap wanita yang tengah hamil 9 bulan setibanya di Indonesia. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta membantah telah melakukan deportasi terhadap wanita yang tengah hamil 9 bulan setibanya di Indonesia.

Sebab, belakangan beredar seorang wanita warga negara asing (WNA) asal Somalia yang merupakan penumpang pesawat maskapai Emirat Airways dideportasi dari Bandara Soekarno-Hatta.

Wanita berinisial MIA tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 9 Januari 2022 pesawat Emirates EK 365.

Padahal, warga Somalia itu tengah hamil 36 pekan.

"Kami tidak mendeportasi yang bersangkutan, tapi kami menolaknya masuk karena tidak memenuhi syarat aturan keimigrasian," jelas Kepala Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Romi Yudianto, Sabtu (15/1/2022).

Menurut Romi, penumpang pesawat Emirat Airways berinisial MIA, 25 tahun tersebut ditolak masuk karena secara peraturan keimigrasian tidak memenuhi syarat untuk diizinkan masuk.

Baca juga: Tak Perlu Tunggu Lama, Buat Paspor di Imigrasi Tangerang Kini Bisa Secara Daring Pakai Aplikasi Ini

Baca juga: Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Lengkapi Pemindai Wajah untuk Penumpang Internasional

"Jadi penumpang ini statusnya belum masuk ke Indonesia, karena belum masuk Indonesia sudah ditolak," ujar Romi.

"Pihak yang berwenang memulangkannya ke penerbangan awal adalah maskapai yang membawanya," tambahnya.

Menurut Romi, pihaknya telah melakukan pemeriksaan dokumen keimigrasian dan penanganan warga negara asing itu sudah sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku.

Terkait MIA yang disebut tengah hamil 9 bulan, lanjutnya, hal tersebut tidak diketahui.

Lantaran, tidak ada dokumen apapun yang menyebutkan jika wanita itu sedang hamil.

"Soal penumpang pesawat hamil itu ada aturannya dan hal ini menjadi ranah maskapai," ujarnya.

MIA ditolak masuk ke Indonesia karena masalah Keimigrasian.

Pada Kamis (13/1/2022) dirinya dipulangkan kembali ke embarkasi keberangkatan di Dubai menggunakan penerbangan Emirat Airways.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved