Kasus Covid-19 di Depok Meningkat Lagi, Camat hingga Ustaz Diminta Kembali Turun Tangan

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Depok ini menegaskan akan memberikan sanksi hukum kepada siapapun pelanggar protokol kesehatan.

ISTIMEWA
Wali Kota Depok, Mohamamd Idris, menjalani skrining pemeriksaan sebelum divaksin Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Jumlah kasus Covid-19 di Kota Depok kembali meningkat pada awal 2022 dan menjadi perhatian pemerintah setempat.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, kembali meminta para camat dan lurah untuk mengingatkan warganya terkait pengetatan protokol kesehatan.

“Bagi camat dan lurah, tolong bantu ingatkan warganya, supaya lebih peduli bahaya penyebaran Covid-19. Perketat protokol kesehatan (prokes),” kata Idris dilansir dari situs resmi Pemerintah Kota Depok, Minggu (16/1/2022).

Tak hanya itu, Idris juga meminta para tokoh agama seperti ustaz hingga majelis taklim untuk kembali meningkatkan protokol kesehatan.

Baca juga: Waspada! Kasus Omicron di Jakarta Terus Meluas, Kini Total Kasus Covid-19 Mencapai 3.769

Baca juga: 16 Siswa dan 3 Guru Terpapar Covid-19, 15 Sekolah di Jakarta Ditutup Sementara, Berikut Daftarnya

Menurutnya, instruksi ini diberikan semata-mata demi kepentingan dan kesehatan seluruh masyarakat.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Depok ini menegaskan akan memberikan sanksi hukum kepada siapapun pelanggar protokol kesehatan.

“Kami akan kembali perketat dan tegakkan hukum bagi siapa saja yang tidak patuh. Ini demi kepentingan bersama,,” tegasnya.

Baca juga: Petani Lolos dari Maut, Nyaris Tertimpa Longsoran Setinggi 150 Meter: Wajah dan Tubuh Penuh Lumpur

Baca juga: Street Race di Ancol Ramai Ditonton Warga, Sejumlah Orang Masih Ingin Daftar Balap Meski Ditutup

Untuk informasi, sebelumnya juga diberitakan telah ditemukan empat warga Depok yang positif terpapar Covid-19 varian omicron.

Namun terkini, keempat warga yang positif terpapar omicron itu telah sembuh dan selesai menjalani masa isolasi.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved