Pengeroyokan Anggota TNI

Sosok Baharudin Paling Dicari, Terungkap Detik-detik Anggota Raider Kostrad Pegang Dada yang Terluka

Terungkap detik-detik anggota TNI AD Pratu Sahdi saat memegangi dadanya yang terluka sebelum ambruk, hingga terdengar teriak histeris wanita.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat memperlihatkan foto Baharudin, pelaku penusukan anggota Yonif Raider Kostrad Pratu Sahdi saat rilis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (18/1/2022). Baharudin berstatus DPO dan sudah ditetapkan sebagai tersangka bersama DPO lain, yakni Ardi dan Sapri. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Terungkap detik-detik anggota TNI AD Pratu Sahdi saat memegangi dadanya yang terluka sebelum ambruk, hingga terdengar teriak histeris wanita.

Ada satu sosok yang paling dicari polisi, dialah Baharudin yang terlibat penusukan terhadap Pratu Sahdi hingga meninggal dunia. 

Setelah kematiannya, terungkap Pratu Sahdi adalah anggota Batalyon Infanteri Raider 303/Setia Sampai Mati yang bermarkas di Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Datang ke Jakarta untuk pengobatan, Pratu Sahdi tewas dikeroyok di sebuah warung kopi seberang Waduk Pluit, Jakarta Utara, Minggu (16/1/2022) pukul 03.00 WIB.

Warga sekitar bernama Hendro (45) dini hari itu masih terjaga dan berjarak hanya 20 meter dari lokasi Pratu Sahdi sudah tak berdaya dengan penuh luka.

Baca juga: Tampang 4 Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Anggota TNI di Waduk Pluit

Sempat ia mendengar teriak seorang wanita saat melihat pria 22 tahun kelahiran Aceh Tengah itu dihabisi oleh para pelaku secara membabibuta.

"Itu, itu, mau pingsan," teriak si wanita begitu histeris seperti disampaikan Hendro kepada TribunJakarta.com sehari pascakejadian.

Polisi menunjukan para tersangka pengeroyokan yang menewaskan anggota TNI AD, Pratu Sahdi (23) di warung kawasan Waduk Pluit, dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta, Selasa (18/1/2022).
Polisi menunjukan para tersangka pengeroyokan yang menewaskan anggota TNI AD, Pratu Sahdi (23) di warung kawasan Waduk Pluit, dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta, Selasa (18/1/2022). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Sebelum peristiwa berdarah dini hari itu, Hendro sempat melihat empat pria mendatangi warung tempat Pratu Sahdi sedang ngopi.

Mereka mencari seseorang entah siapa. Pratu Sahdi dan temannya sempat ditanya dari mana asalnya oleh keempat pria tersebut.

Pratu S yang memilih diam, membuat para pelaku malah kesal hingga memukulnya. Perkelahian pun pecah.

Selama ini membuka warung di sana, Hendro tak pernah sekalipun mengenali wajah para pria yang menganiaya Pratu Sahdi.

"Saya enggak pernah lihat wajahnya. Pelaku tanpa penutup wajah," sambungnya.

Baca juga: Polisi Sebut Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok 8 Orang, 4 Pelaku Sudah Ditangkap

Menurut Hendro, Pratu Sahdi dan temannya semula minum kopi di warung milik pasangan suami istri Soleh dan Santi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved