Wagub Ariza Ungkap Sebanyak 164.011 Warga Jakarta Telah Disuntik Vaksin Booster

Sebanyak 164.011 warga Jakarta telah mendapatkan booster. Data ini berdasarkan data terbaru yang dilaporkan ke Pemprov DKI Jakarta, Rabu (19/1/2022).

Annas Furqon Hakim/TribunJakarta.com
Ibu di suntik vaksin Covid-19 booster di Puskesmas Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (12/1/2022). Sebanyak 164.011 warga Jakarta telah mendapatkan vaksin ketiga atau booster. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sebanyak 164.011 warga Jakarta telah mendapatkan vaksin ketiga atau booster.

Data ini berdasarkan data terbaru yang dilaporkan ke Pemprov DKI Jakarta pada Rabu (19/1/2022) pagi.

"Booster alhamdulillah sudah 164.011 orang, kami minta semua orangtua, orangtua kita, kakek, nenek kita yang belum mari kita ajak kita dorong. Kita dukung, kita antarkan untuk mendapatkan vaksin, penting ya booster ini vaksin ini khususnya bagi orangtua khususnya lansia setelah itu orang tua dewasa dan seterusnya," kata Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Rabu (19/1/2022).

Politisi Gerindra ini pun mengklaim stok vaksin booster dalam kondisi yang aman.

Namun detailnya justru dilempar oleh Ariza dan meminta untuk dipastikan ke Dinas Kesehatan DKI.

"Ya tentu ini sudah disiapkan oleh pemerintah pusat dipastikan tidak akan kurang ya. Persisnya nanti dicek ke dinas kesehatan. Yang pasti pemerintah pusat melalui kementerian kesehatan menjamin kebutuhan akan dosis atau vaksin untuk booster disiapkan dan Jakarta termasuk yang diprioritaskan untuk pelaksanaan percepatan vaksin booster," pungkasnya.

Baca juga: Sudah 12 Ribu Warga Kota Tangerang Divaksin Booster dalam Sepekan

Vaksinasi Booster Covid-19 di Kota Tangerang Mulai Menyasar Pekerja Pelayanan Publik

Sebagai informasi, vaksin ketiga atau booster telah dimulai sejak 12 Januari 2022 lalu.

Untuk di DKI, kick off dilakukan di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Warga umum peserta vaksinasi booster di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (14/1/2022)
Warga umum peserta vaksinasi booster di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (14/1/2022) (Dokumentasi Puskesmas Kecamatan Kramat Jati)

Ditargetkan untuk 8 juta warga, vaksinasi booster dapat dilakukan bagi masyarakat yang sudah berusia 18 tahun ke atas dan sudah lewat dari 6 bulan sejak dosis kedua dapat mendapatkan vaksin booster.

Dengan menunjukkan tiket vaksin (e-tiket) di aplikasi PeduliLindungi, maka masyarakat dapat mendapatkan vaksin booster gratis.

Kendati begitu, lansia dan mereka yang memiliki komorbit mendapatkan prioritas.

Selanjutnya, adapun jenis vaksin yang diberikan menyesuaikan dengan ketersediaan vaksin di puskesmas dan dapat dilakukan kombinasi vaksin yang ditentukan Kemenkes RI, yakni Vaksin dosis 1 dan dua Sinovac -> Vaksin booster: Pfizer 1/2 dosis (0,15cc).

Kemudian vaksin dosis 1 dan 2 Sinovac -> Vaksin booster: AstraZeneca 1/2 dosis (0,25cc)

Serta, vaksin dosis 1dan 2 Astrazeneca -> Vaksin booster: Moderna 1/2 dosis (0,25cc)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved