Cerita Kriminal

Santainya Dua Suami Keji Usai Habisi Nyawa Istri: Ajak Anak Jalan-jalan Sampai Pergi ke Salon

Sepekan ini ada dua suami keji yang tampak begitu santai usai menghabisi nyawa istrinya.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Tampak unit kontrakan dihuni W lokasi SS dibunuh, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (20/1/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Sepekan ini ada dua suami keji yang tampak begitu santai usai menghabisi nyawa istrinya.

Bukannya bertanggungjawab atas apa yang telah diperbuatnya, kedua suami itu melakukan hal yang tak lazimnya dilakukan seorang yang baru saja menghilangkan nyawa orang.

Apalagi orang yang dihabisinya itu adalah istri mereka sendiri.

Dua peristiwa itu terjadi di Duren Sawit, Jakarta Timur dan di Semarang, Jawa Tengah.

Kedua suami itu justru ada yang mengajak anaknya jalan-jalan serta pergi ke salon usai menghilangkan nyawa istrinya.

Baca juga: Beres Berhubungan Badan, Suami Tega Hilangkan Nyawa Istri dengan Cara Keji:Pelaku Diringkus di Salon

Ajak anak jalan-jalan

Apa yang dilakukan seorang suami bernama Khanifah alias Andre itu sungguh di luar nalar.

Dia malah sempat-sempatnya mengajak anaknya jalan-jalan dan berbelanja seusai dia menghabisi istrinya.

Khanifah berikan keterangan pers saat dihadirkan di Polrestabes Semarang
Khanifah berikan keterangan pers saat dihadirkan di Polrestabes Semarang (TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS)

Khanifah menghabisi nyawa sang istri, di rumah yang mereka tinggali di Jalan Srinindito Baru RT 11 RW 1, Kelurahan Ngemplak Simongan Kecamatan Semarang Barat, Jawa Tengah, pada Sabtu (15/1/2022) lalu.

Alih-alih kabur seusai beraksi, Andre tampak santai pergi ke rumah mertuanya untuk mengajak jalan-jalan anak bungsunya.

"Anak yang dibawa pelaku anaknya yang kecil.

Jadi setelah kejadian, pelaku pergi menggunakan motor ke mertuanya.

Kebetulan saat itu yang ditemuinya anaknya paling kecil yakni anak laki-lakinya," ujar Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Sardo Lumbatoruan dilansir dari TribunJateng, Senin (17/1/2022).

Dikatakan Kasatreskrim, pelaku mengajak anaknya jalan-jalan hingga Gunungpati sembari menyembuhkan tangannya yang terluka akibat menggenggam pisau saat menghabisi nyawa istrinya.

Baca juga: Gegara Lebih Pilih Bohongi Polisi Daripada Dimarahi Istri, Nasib Suami Jadi Harus Malu Seperti Ini

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved