Yang Lama Mampet, Satpel SDA Buat Air Baru di Pejagalan untuk Antisipasi Banjir

Ia mengungkapkan, pembuatan saluran baru harus dilakukan karena saluran lama telah ditutup dengan tanah oleh warga sekitar.

Istimewa
Petugas PeSatuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Penjaringan membuat saluran air di Jalan Bidara Raya, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Kamis (20/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Penjaringan membuat saluran air di Jalan Bidara Raya, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Kamis (20/1/2022).

Pembuatan saluran ini untuk memperbaiki saluran lama yang sudah tidak berfungsi di lokasi tersebut.

Kepala Satpel SDA Kecamatan Penjaringan, Pendi mengatakan, saluran yang dibuat panjangnya mencapai 15 meter.

"Saluran yang sedang dibuat lebarnya 50 sentimeter dan kedalaman 70 sentimeter," kata Pendi.

Baca juga: Demi Akses Kendaraan, Pemilik Ruko di Cilandak Bongkar Trotoar Secara Ilegal

Menurut Pendi, sebanyak sembilan petugas Satpel SDA Kecamatan Penjaringan dikerahkan untuk membuat saluran tersebut.

Ia mengungkapkan, pembuatan saluran baru harus dilakukan karena saluran lama telah ditutup dengan tanah oleh warga sekitar.

"Saluran lama diuruk dengan menggunakan tanah oleh warga sekitar, sehingga sudah tidak dapat berfungsi dengan baik," kata Pendi.

Baca juga: Banjir Tak Surut dalam 6 Jam, Wagub Riza Pastikan Ribuan Pengungsi Aman

Baca juga: 64 RT di Jakarta Terendam Banjir, Kelurahan Tegal Alur Paling Parah

"Mengingat pentingnya saluran pada musim penghujan seperti saat ini kami membuatkan saluran baru," sambungnya.

Pembuatan saluran ini juga dimaksudkan untuk menghindari terjadinya genangan di Jalan Bidara Raya.

Tepatnya pada wilayah RT 01 dan 02 di RW 04 Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan.

Baca juga: Transjakarta, KRL hingga LRT Disiapkan untuk Angkut Penonton ke Stadion JIS

Pendi mengatakan pengerjaan saluran air tersebut memakan waktu satu minggu.

"Sudah mulai dikerjakan sejak Rabu (19/1/2022) kemarin. Diperkirakan pengerjaan dapat selesai dalam waktu tujuh hari. Harapannya cuaca dapat terus baik, supaya proses pengerjaan saluran ini dapat berjalan sesuai dengan rencana," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved