Pengemudi Mobil Diamuk Massa

Penasihat Hukum Kakek Korban Pengeroyokan: Keluarga Masih Nangis-Nangis

Keluarga besar Wiyanto Halim (89), korban tewas pengeroyokan massa di Jalan Pulokambing, kawasan JIEP, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur masih berduka.

Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Istimewa
Tim penasihat hukum keluarga Wiyanto Halim (89), Freddy Y. Patty saat memberi keterangan di Polres Metro Jakarta Timur, Rabu (26/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Keluarga besar Wiyanto Halim (89), korban tewas pengeroyokan massa di Jalan Pulokambing, kawasan JIEP, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur masih berduka.

Tim penasihat hukum keluarga Halim, Freddy Y. Patty mengatakan pihak keluarga hingga kini masih menyesalkan kejadian yang menimpa Halim pada Minggu (23/1/2022).

"Masih terpukul, masih nangis-nangis. Harapan kami para provokator ini bisa tertangkap, para pelaku ini bisa tertangkap," kata Freddy di Mapolrestro Jakarta Timur, Rabu (26/1/2022).

Mereka berharap jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur lekas menangkap para pelaku lain yang memprovokasi tuduhan Halim sebagai maling dan melakukan pengeroyokan.

Pasalnya saat ungkap kasus pada Selasa (25/1/2022) Polda Metro Jaya menyatakan berdasar rekaman CCTV kejadian pelaku pengeroyokan Halim lebih dari lima yang sudah diringkus.

Pada Rabu siang ini pihak keluarga didampingi tim penasihat hukum pun datang ke Polres Metro Jakarta Timur untuk membahas perkembangan penyidikan kasus.

"Yang dibahas mengenai tersangka itu saja. Perkembangan-perkembangan yang mungkin terjadi, kita masih menunggu hasil penyelidikan, kita berdoa supaya tuntas semuanya," ujarnya.

Baca juga: Detik-Detik Polisi Gerebek Kantor Pinjol di PIK, Pegawai Tertunduk depan PC Berisi Pesan Penagihan

Menurutnya, penyidik Polres Metro Jakarta Timur masih mendalami alasan Halim memacu kendaraan hingga ke Jalan Pulokambing, kawasan JIEP karena digiring atau hanya kebetulan.

Sementara terkait dugaan bahwa kasus pengeroyokan terkait masalah sengketa tanah yang disampaikan sebelumnya, Freddy kini menuturkan kasus memang tidak terkait masalah tanah.

"Tidak mengarah ke situ," tuturnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan hingga Selasa (25/1/2022) jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur sudah menetapkan lima tersangka.

Baca juga: Kakek Pengusaha Dermawan Tewas Dikeroyok Gara-gara Diteriaki Maling, Apakah Benar Ada Dalangnya?

Yakni pemuda berinisial TB (21), JI (23), RYN (23), MA (23), dan MJ (18) yang kini ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Timur dengan sangkaan Pasal 170 KUHP ayat 1 dan 2, juncto Pasal 55 KUHP.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved