Antisipasi Virus Corona di DKI

Pertama Sejak 3 Bulan Terakhir, DKI Jakarta Punya RT Zona Merah Covid-19, Ini Daftarnya

Kasus Covid-19 di DKI terus melonjak, 2 RT di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat pun masuk zona merah.

Tribunnews.com
Wilayah Krukut, Tamansari, Jakarta Barat menjadi salah satu Rt zona merah di Jakarta. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kasus Covid-19 di DKI terus melonjak, 2 RT di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat pun masuk zona merah.

Ini merupakan pertama kalinya DKI terdapat zona merah atau kawasan dengan penyebaran Covid-19 yang cukup tinggi sejak 24 Oktober 2021.

Saat itu, banyak wilayah yang masuk zona merah imbas merebaknya Covid-19 varian Delta.

Kedua wilayah yang masuk zona merah itu ialah RT 10 RW 02 Kelurahan Krukut, Taman Sari dan RT 07 RW 01 Kelurahan Pasar Manggis, Setiabudi.

Untuk kasus aktif di RT 10, kasus aktif mencapai 15 orang yang terdiri dari 7 rumah.

Baca juga: Sebanyak 90 Sekolah di Jakarta Sudah Ditutup Sementara Imbas Temuan Kasus Covid-19, Ini Daftarnya

Kemudian, RT 07 ada 10 kasus aktif yang terdiri dari 6 rumah.

"Kedua wilayah itu diberlakukan micro lockdown karena masuk dalam kategori zona merah akibat kasus aktif di atas 5 rumah dan incident rate (ir) kasus aktif cukup tinggi," ucap Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Rabu (26/1/2022).

Orang nomor dua di DKI ini mengakui, kembali munculnya RT zona merah di ibu kota terjadi akibat semakin merebaknya varian Omicron.

Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, tercatat jumlah kasus Omicron mencapai 1.697.

Baca juga: Bocah 13 Tahun Buka Suara, Ungkap Kematian Tak Wajar Pemuda di Bekasi Ternyata Dihabisi Sahabatnya

Dari jumlah tersebut, sebanyak 68,7 persen atau 1.166 kasus bersumber dari para pelaku perjalanan luar negeri.

Sedangkan, sebanyak 31,3 persen atau 531 kasus diketahui sebagai transmisi lokal.

"Untuk kategori Omicron memang kasus aktifnya tinggi di DKI Jakarta sehingga perlu mengetahui protokol kesehatan," ujarnya.

Ariza pun mengajak seluruh masyarakat untuk segera divaksin Covid-19.

Terlebih, pemerintah kini sudah menyediakan vaksin dosis ketiga atau booster gratis bagi masyarakat.

"Segera lakukan vaksin booster di sentra-sentra vaksinasi," kata Ariza.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved