Antisipasi Virus Corona di DKI

Wagub Ariza: BOR RS Rujukan Covid-19 38 Persen, ICU 13 Persen

Tingkat keterisian atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 di DKI Jakarta terus meningkat.

ISTIMEWA
ilustrasi pasien Covid-19 di rumah sakit. Tingkat keterisian atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 di DKI Jakarta terus meningkat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Tingkat keterisian atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 di DKI Jakarta terus meningkat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, BOR rumah sakit rujukan Covid-19 di ibu kota kini sudah berada di angka 38 persen.

"Tempat tidur dari 3.853 yang kami sediakan, saat ini terpakai 1.466," ucapnya di Balai Kota, Rabu (26/1/2022).

Kondisi yang sama juga terjadi di ruang intensive care unit (ICU) di 140 rumah sakit rujukan Covid-19.

Dari 628 tempat tidur di ruang ICU yang disediakan, kini sudah terpakai 83.

Baca juga: Acara Cosplay Bikin Kerumunan, Pemprov DKI Klaim Belum Ada Laporan Covid-19 Kluster MOI

"ICU Ada peningkatan dari 11 persen jadi 13 persen sampai dengan hari ini," ujarnya.

Lonjakan BOR rumah sakit ini tidak terlepas dari kasus aktif Covid-19 di DKI yang terus meningkat.

Sampai hari ini, kasus aktif sudah menembus angka 12.196.

Baca juga: Pertama Sejak 3 Bulan Terakhir, DKI Jakarta Punya RT Zona Merah Covid-19, Ini Daftarnya

Adapun total kasus Covid-19 di ibu kota sejak awal pandemi berada di kisaran 883.490.

Dari jumlah itu, angka kematian Covid-19 berada di kisaran 1,5 persen dengan jumlah 13.606 pasien meninggal dunia. 

Kemudian, angka kesembuhan menyentuh angka 97,1 persen dengan jumlah 857.688 pasien yang dinyatakan terbebas dari Covid-19.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved