Antisipasi Virus Corona di DKI

Kasus Omicron di Jaksel Didominasi PPLN, Wali Kota Imbau Warga Tak Berpergian ke Luar Negeri

Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin mengimbau warga di wilayahnya tidak berpergian ke luar negeri untuk sementara waktu.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Elga H Putra
Justin TALLIS / AFP
ilustrasi omicron. Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin mengimbau warga di wilayahnya tidak berpergian ke luar negeri untuk sementara waktu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin mengimbau warga di wilayahnya tidak berpergian ke luar negeri untuk sementara waktu.

Imbauan itu dikeluarkan setelah merebaknya kasus Covid-19 varian Omicron yang didominasi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

"Itu sudah sering kita sampaikan. Seandainya tidak mendesak, tidak usah ke sana (luar negeri).

Kecuali ada yang mendesak, tidak bisa ditinggalkan," kata Munjirin saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (27/1/2022).

Para pelaku perjalanan luar negeri juga diminta mematuhi protokol kesehatan, termasuk menjalani karantina setelah berpergian.

Baca juga: Kasus Omicron di Jaksel Capai 93 Orang, Terbanyak di Kebayoran Baru

"Semua prosedur harus ditaati, baik perjalanan perginya maupun saat kembali," ujar dia.

Data terbaru per Kamis (27/1/2022),  kasus Omicron di Jakarta Selatan mencapai angka 93.

"Data yang kami terima itu sampai hari ini total 93 (kasus Omicron)," kata Munjirin.

Ilustrasi virus corona varian Omicron asal Afrika Selatan dan disebut tidak bisa dilawan vaksin virus corona saat ini
Ilustrasi virus corona varian Omicron asal Afrika Selatan dan disebut tidak bisa dilawan vaksin virus corona saat ini (freepik)

Mantan Camat Kebayoran Lama itu mengungkapkan, temuan 93 kasus Covid-19 varian Omicron itu didominasi pelaku perjalanan luar negeri yakni sebanyak 70 persen.

"Yang positif dari perjalanan luar negeri sekitar 64 kasus, kemudian lokal ada 26. Artinya yang luar negeri itu sekitar 70 persen," ungkap dia.

Menurutnya, puluhan kasus Omicron itu tersebar di 9 kecamatan di Jakarta Selatan yaitu Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Tebet, Mampang Prapatan, Jagakarsa, Pesanggrahan, Cilandak, Pasar Minggu, dan Setiabudi.

Hanya Kecamatan Pancoran yang masih nihil kasus Omicron hingga saat ini.

"Kasus (Omicron) terbanyak ada di Kebayoran Baru, ada sekitar 20 kasus. Untuk Pancoran mudah-mudahan bisa terus dipertahankan," tutur Munjirin.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved