Antisipasi Virus Corona di DKI

Dalam 2 Pekan, Vaksinasi Booster di Jakarta Selatan Jangkau 115 Ribu Orang

Pemerintah Kota Jakarta Selatan menggencarkan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster.

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin menyampaikan perkembangan penyebaran kasus Covid-19 varian Omicron di kantornya, Petogokan, Kebayoran Baru, Jaksel, Kamis (27/1/2022).Pemerintah Kota Jakarta Selatan menggencarkan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Pemerintah Kota Jakarta Selatan menggencarkan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster.

Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin mengatakan, dalam kurun waktu sekitar dari 2 pekan vaksinasi booster di wilayahnya telah mencapai angka 5,39 persen.

"Data yang kita terima sampai sekarang ini sudah 115.942 orang yang di-booster. Sekitar 5,39 persen," kata Munjirin saat dikonfirmasi, Jumat (28/1/2022).

Munjirin menuturkan, vaksinasi booster bakal terus digelar di sejumlah lokasi. Kolaborasi dengan pihak swasta juga terus digencarkan.

"Booster sampai sekarang kita masih gencar melakukan itu semuanya. Kita masih kejar terus," ujar dia.

Baca juga: Simak Cara Download Sertifikat Vaksin Booster di PeduliLindungi, Bisa Lewat Web atau Aplikasi

Baca juga: 60 RPTRA di Jakarta Selatan Disulap Jadi Sentra Vaksinasi Covid-19 Booster

Gencarnya pelaksanaan vaksinasi booster tak lepas dari melonjaknya kasus Covid-19 varian Omicron.

Hingga Kamis (27/1/2022), temuan Omicron di Jakarta Selatan mencapai 93 kasus.

Mantan Camat Kebayoran Lama itu mengungkapkan, temuan 93 kasus Covid-19 varian Omicron itu didominasi pelaku perjalanan luar negeri yakni sebanyak 70 persen.

"Yang positif dari perjalanan luar negeri sekitar 64 kasus, kemudian lokal ada 26. Artinya yang luar negeri itu sekitar 70 persen," ungkap dia.

Menurutnya, puluhan kasus Omicron itu tersebar di 9 kecamatan di Jakarta Selatan yaitu Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Tebet, Mampang Prapatan, Jagakarsa, Pesanggrahan, Cilandak, Pasar Minggu, dan Setiabudi.

Hanya Kecamatan Pancoran yang masih nihil kasus Omicron hingga saat ini.

"Kasus (Omicron) terbanyak ada di Kebayoran Baru, ada sekitar 20 kasus. Untuk Pancoran mudah-mudahan bisa terus dipertahankan," tutur Munjirin.

Ia mengimbau warga di wilayahnya tidak berpergian ke luar negeri untuk sementara waktu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved