Sisi Lain Metropolitan

Menilik Asal Usul Nama Pondok Cina di Depok, Tempatnya Orang-orang Cina Glodok Mondok

Nama Pondok Cina di Depok, kini hanya menyimpan sebuah kisah masa lampau dan secuil saksi bisu sejarah. Tempat orang Cina Glodok mondok.

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Suasana kawasan Pondok Cina, di Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat pada Rabu (26/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI - Nama Pondok Cina di Kecamatan Beji, Depok, kini hanya menyimpan sebuah kisah masa lampau dan secuil saksi bisu sejarah.

Pondok Cina sudah berada di Depok sejak beberapa abad silam.

Daerah itu pun sudah disebut sejak tahun 1815 di sebuah peta masa kolonial.

Sejarah Pondok Cina tak terlepas dari sosok tuan tanah Depok masa kolonial bernama Cornelis Chastelein.

Tuan tanah yang juga dulunya pegawai VOC itu melarang orang-orang Cina yang datang berdagang dari Batavia, tepatnya di kawasan pecinan Glodok untuk menetap di Depok.

Baca juga: 5 Fakta Di Balik Megahnya Stasiun Jakarta Kota, Traveler Sudah Tahu?

Cerita itu tertuang dalam buku Berkembang dalam Bayang-bayang Jakarta: Sejarah Depok 1950 - 1990 an yang ditulis oleh Tri Wahyuning M Irsyam.

Suasana kawasan  Pondok Cina, di Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat pada Rabu (26/1/2022).
Suasana kawasan Pondok Cina, di Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat pada Rabu (26/1/2022). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Di dalam buku itu disebutkan orang-orang Cina ada di Depok sejak abad 18. Mereka yang merupakan para pedagang ini kemudian bermukim di daerah Pondok Cina.

Baca juga: Mengintip Kemegahan Bangunan Bekas Peninggalan Belanda di Stasiun Jakarta Kota: Megah nan Ikonik

Namun, orang-orang Cina memilih mondok di pinggiran kota Depok.

Sebab, ada larangan bagi mereka dari Cornelis Chastelein untuk tinggal di kota Depok.

Mereka hanya diizinkan berdagang waktu siang hari. Menjelang malam, mereka sudah harus meninggalkan kota Depok.

Suasana kawasan  Pondok Cina, di Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat pada Rabu (26/1/2022).
Suasana kawasan Pondok Cina, di Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat pada Rabu (26/1/2022). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Karena tak mungkin pulang ke Glodok lantaran terlalu jauh, mereka pun akhirnya memilih mondok di dekat Kampung Bojong, sekitaran pinggiran kota Depok.

Baca juga: Cerita di Balik Stasiun Jatinegara, Dulu Bernama Meester Cornelis dan Kini jadi Cagar Budaya

Bukan tanpa alasan Chastelein tidak menyukai orang-orang Cina. Sebab, ia menganggap mereka bakal memberikan pengaruh buruk kepada budak-budaknya.

Ketua Komunitas Depok Heritage, Ratu Fara Diba juga mengatakan pendapat senada.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved