Romansa Pasutri Sopir Bus di Satu Armada, Kerjasama Rumah Tangga Berlanjut di Jalanan
Namun bila merujuk pada pasangan suami istri (pasutri) yang sama-sama menjadi sopir bus mungkin belum banyak.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Menjadi sopir bus di era saat ini bukan hanya sekadar dilakoni para pria.
Tak sedikit para srikandi yang menekuni profesi di balik kemudi bus.
Namun bila merujuk pada pasangan suami istri (pasutri) yang sama-sama menjadi sopir bus mungkin belum banyak.
Apalagi yang bekerja untuk satu perusahaan otobus (PO) dan ditempatkan di dalam satu armada yang sama.
Mungkin hanya pasangan Bhekti Rahayu dan Yusuf yang beruntung menjadi best couple di belantika bus AKAP tanah air.
Baca juga: Wonder Woman Bus AKAP: Tiap Hari Nyupir Bus Bolak Balik Jakarta Wonogiri Demi Besarkan 3 Buah Hati
Yayuk (sapaan Bhekti) dan sang suami sama-sama bekerja sebagai sopir di sebuah PO bus asal Kudus, Jawa Tengah.
Keduanya pun dipercayakan oleh PO bus tempatnya bekerja untuk dipasangkan di dalam armada yang sama.
Yayuk dan suami tiap harinya bergantian membawa bus itu dari Jakarta menuju Wonogiri maupun sebaliknya.

Di saat sang pasangan menyetir, maka salah satu dari mereka beristirahat di kandang macan atau tempat istirahat yang disediakan untuk sopir yang terletak di bagian belakang bus.
"Yang menjadwalkan untuk saya jalan sama bapak (suami) itu kantor, bukan dari saya pribadi.
Kalau saya intinya siap ditempatkan sama siapa saja," ujar Yayuk menceritakan pengalamannya bekerja bersama suami di satu armada seperti dilansir dari Youtube AE TV Channel, Selasa (1/2/2022).
Kendati begitu, Yayuk mengakui bahwa berada satu bus dengan suami membuatnya lebih nyaman.
Pembagian kerja pun dilakukan jadi lebih fleksibel.
Kerjasama antar suami istri yang biasanya dilakukan di rumah, kini beralih ke jalanan tempat mereka mengaspal.
Baca juga: Pesona Sopir Bus Wanita Cantik: Awal Sungkan Kerja Bareng Pria, Kini Nyaman Tidur di Kandang Macan
"Semisal saya lelah, suami langsung gantian bawa," kata Yayuk.
Selain itu, dia juga memiliki waktu bersama dengan sang suami.
Mengingat bekerja sebagai sopir bus membuatnya tak bisa pulang ke rumah setiap hari.
Namun dengan bersama sang suami di satu armada, Yayuk juga ada waktu untuk menyiapkan keperluan mereka selama bekerja ketika nyupir bersama sang suami.

Biasanya, Yayuk akan turun di dekat rumahnya terlebih dahulu di saat sang suami menyetir sampai tujuan akhir.
"Jadi saya turun di rumah untuk nyiapin salinan. Saya enggak ikut langsir, nanti saya naik lagi pas busnya lewat ke arah sebaliknya," tutur Yayuk.
Belasan tahun jadi sopir
Dunia transportasi bukan hal baru bagi Yayuk.
Di PO bus ini, Yayuk sudah bekerja sebagai sopir sejak tahun 2015.
Ini bukan pengalaman pertama bagi dia bekerja di dunia bus.
Sebelumnya, selama 10 tahun sejak 2005, Yayuk bekerja sebagai sopir di PT Transjakarta.
Dia pun merasa bangga karena dengan pekerjaannya ini bisa menyekolahkan anak-anaknya.
"Bersyukur bisa nyopir dengan keterbatasan pendidikan saya, bisa sekolahin anak," kata Yayuk.
Baca juga: Denny Caknan Naik STJ Cullen, Armada Premium Bersasis Scania yang Jadi Artisnya Busmania
Tonton videonya di sini
Suka Duka Pramugari Bus AKAP
Suka duka dialami para wanita yang bekerja menjadi pramugari bus AKAP.
Saat ini fasilitas dan layanan yang diberikan para perusahaan bus AKAP memang beragam.
Termasuk ada PO bus yang menyediakan seorang pramugari di setiap armada bus premium yang mereka miliki.
Tugas pramugari di armada bus memang tak jauh berbeda dengan pramugari di pesawat maupun kereta api.
Para pramugari itu bertugas menjelaskan prosedur keamanan selama di bus sekaligus memberitahukan sejumlah fasilitas yang penumpang dapatkan selama di perjalanan.
Baca juga: Denny Caknan Naik STJ Cullen, Armada Premium Bersasis Scania yang Jadi Artisnya Busmania
Mulai dari fasilitas selimut, bantal, kue sampai servis makan saat berada di rumah makan tujuan.
Salah satu wanita yang bekerja sebagai pramugari bus AKAP ialah Umi Khulsum.
Umi sudah setahun terakhir bekerja sebagai pramugari bus di salah satu PO bus asal Maospati, Jawa Timur.

Berawal dari memang hobi dengan bus, Umi memberanikan diri melamar di PO bus itu dan hingga akhirnya diterima.
Selama setahun menjadi pramugari bus AKAP, sederet suka duka di dunia trasportasi darat pernah dirasakannya.
"Senengnya kalau ketemu penumpang yang kasih nilai plus.
Sedihnya kalau dapat penumpang yang rewel," kata Umi dilansir TribunJakarta.com dari Youtube AE TV Channel, Sabtu (22/1/2022).
Sebagai seorang pramugari yang memang ditugaskan melayani penumpang, Umi harus profesional dan tetap bersikap ramah.
"Saya pasti minta maaf walau enggak salah, ya namanya kita kerja," tutur Umi.
Baca juga: Pesona Sopir Bus Wanita Cantik: Awal Sungkan Kerja Bareng Pria, Kini Nyaman Tidur di Kandang Macan
Ngemper di Rumah Makan
Sebagai seorang wanita, Umi mengakui keluarganya sempat khawatir akan keputusan dia untuk menjadi pramugari di bus AKAP.
Apalagi dia sudah berkeluarga.
Beruntung setelah meyakinkan mereka, Umi akhirnya dipercaya keluarga untuk bekerja sebagai pramugari bus.
"Awalnya ragu juga nanti bakal bisa ga, dijalanin dulu akhirnya udah setahun lebih," tuturnya.

Setahun menjadi pramugari di bus AKAP, Umi telah bertugas di beberapa rute sesuai instruksi kantornya.
Ketika sudah tiba di tujuan dan sedang menunggu waktu untuk kembali ke daerah asal, Umi menjadikan kursi penumpang sebagai tempatnya istirahat.
Dia mengaku sama sekali tak risih kendati harus bekerja bersama para lelaki di dunia bus yang terkesan sangar.
"Biasa aja karena kita sudah saling percaya," kata dia.
Bahkan, Umi sempat terpaksa ngemper di rumah makan ketika armada bus yang tengah dibawa timnya mengalami kerusakan.
Dia mengaku salah satu kelebihan yang dimilikinya ketika bekerja di dunia bus ialah solidaritas yang begitu kuat diantara sesama awak bus.
"Enjoy aja karena ada kru dan teman yang nengokin.
Yang penting masih bisa komunikasi dan saling kabar dengan keluarga," ucap Umi.
Tonton videonya di sini