Tarik Motor Warga Tanpa Surat Tugas, Anggota Polda Metro Nyaris Diamuk Massa di Pandeglang

Pria yang bertugas di Subbagrenmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya itu mendorong motor bersama enam pria lainnya yang diduga warga sipil.

net
Ilustrasi polisi dikeroyok 

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang anggota Polda Metro Jaya, Bripka AN, dan enam orang lainnya nyaris diamuk massa di Kampung Sorongan, Desa Sorongan, Cibaliung, Pandeglang, Banten, lantaran diduga maling sepeda motor.

Bripka AN dan enam orang itu menarik motor warga yang disebutkan hasil pencurian, namun tidak bisa menunjukkan surat perintah penugasan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan membenarkan informasi tersebut.

Kata Zulpan peristiwa terjadi Sabtu (29/1/2022) pukul 02.00 WIB.

Baca juga: Ini Sosok Provokator yang Buat Kakek 89 Tahun Tewas, Diteriaki Maling hingga Dikeroyok Puluhan Massa

Ketika itu, anggota Polda Metro Jaya inisial Bripka AN mendorong motor milik seseorang.

Pria yang bertugas di Subbagrenmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya itu mendorong motor bersama enam pria lainnya yang diduga warga sipil.

Dari hasil pemeriksaan di Sipropam Polres Pandeglang Polda Banten, Bripka AN bersama enam warga sipil lainnya hendak melakukan penarikan terhadap sepeda motor milik A, warga Kampung Sorongan Desa Sorongan, Cibaliung, Pandeglang Banten.

"Namun, ketika ditanya Surat Perintah Tugas, Bripka AN tidak bisa memperlihatkannya dan keenam warga sipil yang mengaku sebagai anggota juga tidak dapat memperlihatkan KTA Polri," kata Zulpan dalam keterangan tertulis, Selasa (1/2/2022).

Baca juga: Derita Bocah Perempuan di Jagakarsa Dirudapaksa Tukang Siomay, Korban Trauma Lihat Pria Asing

Karena tidak bisa menunjukan surat perintah maka warga mengerumuni Bripka AN dan menduganya sebagai pencuri.

Bahkan, Bripka AN dan enam warga sipil lainnya nyaris diamuk massa.

"Warga setempat emosi dan mengepung Bripka AN dan berusaha melakukan pengeroyokan," terang dia.

Kemudian Bripka AN dan enam warga sipil lainnya langsung dibawa ke Sipropam Polda Banten.

Dari hasil pemeriksaan Bripka AN mengaku menarik sepeda motor milik A setelah mendapat informasi dari dua orang saksi yakni S dan AAN.

Baca juga: Teriakan Minta Ampun Tak Digubris, Pria di Nunukan Dibotaki dan Dipukuli Oknum Polisi Semalam Suntuk

"Bahwa ada warga Kampung Sorongan Desa Sorongan insial A dicurigai menggunakan motor hasil tindak pidana pencurian," ujar dia.

Saat ini, Bripka AN telah diserahkan ke Subbidprovos Bidpropam Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan.

Kasus ini pun masih dalam tahap penyelidikan.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved