Imlek 2022

Tekan Penyebaran Covid-19, Kapolres Jaksel Imbau Warga Rayakan Imlek di Rumah

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengimbau warga merayakan Imlek 2022 di rumah masing-masing.

Annas Furqon Hakim/TribunJakarta.com
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto saat diwawancarai di kawasan Kebayoran Baru, Jumat (28/1/2022). 2 Attachments 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengimbau warga merayakan Imlek 2022 di rumah masing-masing.

"Kita imbau jika memungkinkan bisa dilaksanakan perayaan di rumah saja," kata Budhi dalam keterangannya, Selasa (1/2/2022).

Namun, lanjut Budhi, pihaknya tidak melarang warga untuk beribadah di vihara asalkan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Jika dilaksanakan offline, tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat guna menekan penyebaran Covid-19," ujar dia.

Pada Imlek tahun ini, Polres Metro Jakarta Selatan mengerahkan ratusan personel untuk melakukan pengamanan.

Budhi mengatakan, pengamanan perayaan Imlek di wilayahnya juga bakal melibatkan unsur TNI dan pemda.

"Pada pengamanan Imlek 2022 ini, Polres Metro Jakarta Selatan menerjunkan sebanyak 204 personel yang dibantu oleh TNI dan dinas terkait," kata Budhi.

Baca juga: Polres Jakarta Selatan Kerahkan 204 Personel Amankan Perayaan Imlek 2022

Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan, TNI, Satpol PP, Suku Dinas Perhubungan, dan Pemadam Kebakaran juga telah melakukan apel gelar pasukan.

Budhi menuturkan, kegiatan itu dilakukan untuk mengecek kesiapan seluruh personel sebelum diterjunkan ke lapangan.

"Serta diperlukan sinergitas antara TNI, Polri dan instansi terkait agar hasil yang kita harapkan lebih optimal dan bagus guna menjaga perayaan hari raya Imlek," ujar Kapolres.

Sebelumnya, sejumlah vihara meniadakan pertunjukan barongsai dan kembang api. Salah satunya, Vihara Amurva Bhumi di Setiabudi, Jakarta Selatan.

Salah satu pengurus Vihara Amurva Bhumi, Kuchel, mengatakan bahwa kebijakan itu diambil untuk mencegah kerumunan di tengah melonjaknya kasus Covid-19 di Jakarta.

"Tidak ada sama sekali, tidak ada acara pengumpulan yang bisa mengumpulkan orang, tidak ada," kata Kuchel di lokasi, Selasa (25/1/2022).

Namun demikian, lanjut Kuchel, pihaknya tetap memperbolehkan warga yang ingin beribadah di vihara saat Imlek.

Nantinya, pengurus vihara bakal menerapkan protokol kesehatan ketat terhadap setiap jemaat yang datang.

"Saat malam Imlek kalau ada yang datang kami welcome, sama pas hari Imleknya silakan saja. Tapi tetap protokol kesehatan tetap dijaga," ujar Kuchel.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved