Antisipasi Virus Corona di DKI

Dinkes DKI Identifikasi Temuan Kasus Positif Covid-19 di 190 Sekolah

Dinas Kesehatan DKI Jakarta sebut ada 190 sekolah di DKI Jakarta yang teridentifikasi temuan kasus positif Covid-19 selama PTM

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Nahdiana, saat diwawancarai Wartawan mengenai pembelajaran tatap muka, di SMKN 2 Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Kesehatan DKI Jakarta sebut ada 190 sekolah di DKI Jakarta yang teridentifikasi temuan kasus positif Covid-19 selama pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas berlangsung.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana dalam rapat kerja bersama Komisi E DPRD DKI.

"Karena ini kan buka tutup ya ada yang dari 99 ini sudah buka memang datanya Ini mengalami penambahan dari data ACF yang dilakukan oleh teman-teman Dinas Kesehatan mengalami penambahan-penambahannya menjadi 190 (sekolah)," katanya, Rabu (2/2/2022).

Namun ia memastikan jumlah ini berdasarkan data yang dihimpun secara mandiri oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta di berbagai jenjang pendidikan.

Adapun dari jumlah tersebut, Dinkes DKI Jakarta menemukan adanya penutupan sekolah secara dua kali, lantaran penemuan kasus aktif yang berulang.

"Sedangkan di sinkronkan datanya dengan laporan yang sifatnya mandiri dari kami apa maksudnya supaya tuntas," lanjutnya.

Dinas Pendidikan DKImemastikan tidak ada klaster sekolah meski terdapat 222 temuan kasus Covid-19.

Baca juga: Niat Jahat Pria Sakit Hati Dipecat Gegara Pandemi, Pelaku Tunggu di Depan RS Demi Lukai Bosnya

Nahdiana menyebut, ratusan kasus Covid-19 itu berasal dari 99 sekolah yang tersebar di ibu kota.

"Dari 507 sekolah, yang positif dari ACF (active case finding) ada 99 sekolah. Jumlah tes PCR yang dilakukan itu 30.550 dan jumlah yang positif ada 222," ucapnya, Kamis (2/2/2022).

Baca juga: Gubernur Anies Ungkap Alasan PTM di Ibu Kota Tak Bisa Langsung Dihentikan

Meski ada ratusan orang yang terpapar Covid-19 di lingkungan sekolah, anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini memastikan, positivity rate masih di bawah 5 persen.

Untuk itu, Nahdiana menegaskan bahwa hingga kini belum ada klaster penularan Covid-19 di lingkungan sekolah.

"Dengan positivity rate 0,7 persen, jadi belum ada klaster sekolah," ujarnya.

Setiap sekolah yang ditemukan kasus Covid-19 langsung ditutup sementara oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Tracing pun kemudian dilakukan di sekolah itu dengan berkoordinasi dengan pihak puskesmas.

"Hampir satu sekolah rata-rata tidak lebih siswasnya itu 1-2 untuk ditracing," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved