Sampah Harian Bisa Sampai 20 Ton, Kabupaten Kepulauan Seribu Akan Bangun TPS 3R Tahun Ini

Kabupaten Kepulauan Seribu berencana membangun TPS 3R di sejumlah pulau permukiman pada tahun ini.

Dok. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu
Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu Sujanto Budiroso. Kabupaten Kepulauan Seribu berencana membangun Tempat Pembuangan Sampah (TPS) 3R (reduce, reuse, recycle) di sejumlah pulau permukiman pada tahun ini. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KEPULAUAN SERIBU - Kabupaten Kepulauan Seribu berencana membangun Tempat Pembuangan Sampah (TPS) 3R (reduce, reuse, recycle) di sejumlah pulau permukiman pada tahun ini.

Pembangunan TPS 3R di pulau permukiman untuk mengatasi masalah sampah di kabupaten tersebut.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu Sujanto Budiroso mengatakan, keberadaan TPS 3R bakal sangat bermanfaat untuk mengelola sampah di pulau.

"Dengan keberadaan TPS 3R ini pengolahan sampah cukup di pulau saja tidak perlu dibawa ke Bantar Gebang," kata Budiroso seperti dikutip pada Rabu (2/2/2022).

"Karena dalam sehari sampah di Kepulauan Seribu bisa mencapai 20-22 ton jika musim angin barat datang bersama sampah kiriman," sambung dia.

Baca juga: Hati-hati, Warga Perbatasan Jaksel Buang Sampah Sembarangan Bisa Kena OTT

Baca juga: Pemkot Sampai Kesal Banyak Warga Depok dan Tangsel Buang Sampah di Jaksel: Susah Dikasihtahunya

Budiroso mengatakan, perencanaan pembangunan TPS 3R sebelumnya sudah melalui kajian dan verifikasi dengan melibatkan ahli.

Namun, akibat pandemi pembangunannya sempat tertunda dan baru akan direalisasikan tahun ini.

"Pembangunan berupa tempat pembuangan sampah dan pengolahannya memanfaatkan lahan milik Pemprov DKI Jakarta dengan luas masing-masing antara 300-500 meter persegi," kata Budiroso.

Budiroso menyampaikan, sejumlah lokasi yang akan dibangun TPS 3R yaitu antara lain dermaga sisi utara Pulau Tidung, Pulau Sebira, Pulau Panggang, dan Pulau Untung Jawa.

Ia pun berharap tahun ini rencana pembangunan tersebut dapat terealisasi, sehingga persoalan sampah di Kepulauan Seribu dapat teratasi.

"Sebagai pulau dengan predikat Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Kepulauan Seribu harus bersih dan rapi agar wisatawan merasa nyaman, sehingga akan meningkatkan kunjungan wisata," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved