Cerita Kriminal

Terekam CCTV, 2 Pemuda Jambret Ponsel Bocah Sedang Main di Depan Rumah Daerah Tanjung Priok

Seorang anak perempuan 12 tahun dijambret di dekat rumahnya di Jalan Warakas 4 Gang 1, RT 002 RW 05 Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Istimewa
Tangkapan layar aksi penjambretan dua pemuda di Jalan Warakas 4 Gang 1, RT 002 RW 05 Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Seorang anak perempuan 12 tahun dijambret di dekat rumahnya di Jalan Warakas 4 Gang 1, RT 002 RW 05 Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Korban yang berinisial A kehilangan handphonenya setelah digasak dua pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor.

Peristiwa yang terekam CCTV ini terjadi Minggu (30/1/2022) lalu dan sempat diviralkan di media sosial.

Dalam rekaman CCTV, awalnya korban bersama dua orang temannya tengah duduk di teras salah satu rumah warga di gang tersebut.

Dari sisi sebelah kiri, tiba-tiba datang kedua pelaku yang berboncengan tanpa mengenakan helm namun memakai masker.

Korban tak menyadari keberadaan kedua pelaku lantaran sedang asyik main handphone bersama kedua temannya.

Ketika itu lah kedua pelaku mendekati dan merampas handphone korban.

Baca juga: Rekaman CCTV Ini jadi Bukti Sopir Taksi Online jadi Korban Jambret dan Tabrak 2 Pelaku hingga Tewas

Pelaku pertama berperan mengendarai motor, sementara pelaku yang dibonceng bertugas merampas handphone sang bocah.

Kakak korban, Gilang mengatakan, kedua pelaku diketahui sempat beberapa kali lewat di gang rumahnya sebelum beraksi.

"Kejadiannya, dari sana (Gang 1), muter ke Gang 2, terus balik lagi," kata Gilang saat ditemui di lokasi, Kamis (3/2/2022).

Kedua pelaku nekat menjalankan aksinya pada siang hari.

Baca juga: Siang Bolong, Jambret Nekat Gasak Handphone Remaja di Pasar Rebo

Kala itu, memang kondisi di gang tempat penjambretan terjadi sedang sepi-sepinya.

"Jadi ketika itu adik saya lagi maen HP aja bertiga sama kawannya. Nah, posisinya dia doang yang megang hape," ucap Gilang.

Korban A sempat berupaya mengejar kedua pelaku yang kabur ke arah Jalan Warakas Raya.

Namun, korban tak bisa mengejar laju motor pelaku yang begitu kencang sehingga harus merelakan handphone seharga Rp 1,6 juta miliknya raib.

"Cepat banget ngerampasnya, maen tarik aja terus kabur. Itu udah nggak kekejar sama adik saya," ucap Gilang.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved