Dupa Diduga Jatuh, Tempat Sembahyang di Rumah Tinggal Terbakar di Cengkareng

Gara-gara Dupa terjatuh, tempat sembahyang milik warga di sebuah rumah pun terbakar. Peristiwa itu terjadi di Cengkareng, Jakarta Barat.

ist via WartaKota
Ilustrasi Kebakaran. Gara-gara Dupa terjatuh, tempat sembahyang milik warga di sebuah rumah pun terbakar. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Gara-gara Dupa terjatuh, tempat sembahyang milik warga di sebuah rumah pun terbakar.

Kebakaran itu terjadi di Jalan Taman Palem Mutiara Blok B 8 No. 26 RT 006 RW 008 Kelurahan Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat pada Jumat (4/2/2022).

Kasie Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Sjukri Bahanan pihaknya tiba di lokasi sekitar pukul 01.00 WIB.

"Namanya dupa kan itu, biasanya ada tatakan altar dari kayu, mungkin lilin atau apa jatuh ke situ lama kelamaan kan jadi bara juga," katanya saat dikonfirmasi.

Dikerahkan sekitar 4 unit damkar untuk melakukan pemadaman di lokasi.

Baca juga: Kebakaran Landa Rumah Mewah di Bintaro Jaksel, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Baca juga: Rumah Dua Lantai di Ciracas Kebakaran, Ternyata Simpan Banyak Minyak Goreng

Luas area yang terbakar sekitar 2 x 4 meter atau 8 meter persegi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kerugian ditaksir Rp 10 juta.

Petugas selesai melakukan pemadaman sekitar pukul 01.40 WIB.

Kebakaran Landa Rumah Mewah di Bintaro Jaksel

Kebakaran melanda sebuah rumah mewah di Jalan MKJ III, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (3/2/2022)./Dok Sudin Gulkarmat Jaksel
Kebakaran melanda sebuah rumah mewah di Jalan MKJ III, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (3/2/2022)./Dok Sudin Gulkarmat Jaksel (Dok Sudin Gulkarmat Jaksel)

Kebakaran melanda sebuah rumah mewah di Jalan MKJ III, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (3/2/2022).

Lurah Bintaro M Nur mengatakan, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB.

"Yang terbakar di lantai 2, lumayan besar tadi," kata M Nur saat dikonfirmasi.

M Nur mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi terjadinya kebakaran di rumah tersebut.

Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, kebakaran itu disebabkan karena korsleting listrik.

"Korsleting listrik dari lantai 2 penyebabnya," ungkap M Nur.

Kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 setelah dikerahkan 12 unit mobil Pemadam Kebakaran.

M Nur memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Sedangkan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 500 juta.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved