Viral di Medsos

Pamflet Razia Masker TNI-Polri Viral di Medsos, Melanggar Bayar Rp 250 Ribu, Ini Fakta Sebenarnya

Beredar sebuah pamplet di aplikasi pesan singkat menunjukkan informasi terkait adanya razia masker yang dilakukan oleh dua lembaga yakni TNI dan Polri

Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Pamflet yang mencatut logo Polri dan TNI tersebar di grup-grup whatsApp terkait razia masker denda Rp 250 ribu dipastikan hoaks, Kamis (3/2/2022) 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Beredar sebuah pamflet di aplikasi pesan singkat menunjukkan informasi terkait adanya razia masker yang dilakukan oleh dua lembaga yakni TNI dan Polri.

Isi pamflet itu yakni bakal ada razia masker hingga ke warteg.

Bagi yang melanggar dikenakan denda Rp 250 ribu, bayar di tempat.

Ternyata ini fakta sebenarnya setelah pihak  kepolisian memberikan klarifikasi terkait adanya kabar tersebut.

Sejumlah pamflet yang mencatut logo Polri dan TNI tersebar di grup-grup whatsApp.

Dalam pamflet tersebut disebutkan bahwa Ditlantas Polda akan melakukan razia masker di seluruh Indonesia baik di perkantoran atau di Warteg.

Baca juga: Lima Oknum Polisi Coreng Institusi Polri, Beraninya Ambil Barang Bukti Bandar Narkoba

Disebutkan juga warga yang tidak memakai masker akan dikenakan denda Rp250 ribu.

"DAN KALAU ADA YANG TIDAK PAKAI MASKER LANGSUNG DI TINDAK BAYAR DITEMPAT RP. 250.000,- TOLONG DI INFOKAN KE KELUARGA, TETANGGA, DAN TEMAN SEMUA, JANGAN SAMPAI KENA DENDA," tulis pamflet yang viral Rabu (2/2/2022) malam.

Ilustrasi masker
Ilustrasi masker (Shutterstock via Kompas)

Dirlantas Polda Metro Jaya Pastikan Razia Masker dengan Denda Rp 250.000 Hoaks

Ditlantas Polda Metro Jaya memastikan informasi viral razia masker yang mencatut nama lembaga tersebut merupakan hoaks.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo membantah informasi tersebut.

Ia memastikan informasi tersebut hoaks atau palsu.

Baca juga: Razia Masker di Rusunawa KS Tubun, Sejumlah Warga Berdalih Lupa dan Malas Diganjar Nyapu

"Informasi itu hoaks," ujar Sambodo dikonfirmasi Kamis (3/2/2022).

Sambodo mengimbau agar warga jangan mudah termakan informasi hoaks yang tersebar di media sosial.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved