Patah Tulang, Pilu Pasutri Hanya Bisa Terbaring Lihat Jasad 2 Anaknya Korban Longsor di Cianjur

Pilu pasutri Yayan (32) dan Eti Ernalawati (32) hanya bisa terbaring lemah saat tiba di rumah kerabatnya untuk lihat jasad anak, Minggu (6/2/2022).

TRIBUNJABAR.ID/FERRI AMIRIL MUKMININ
Yayan dan istrinya hanya bisa terbaring saat melihat dua anaknya yang menjadi korban benteng ambruk di Kecamatan Sukaresmi Cianjur, akan dimakamkan, Minggu (6/2/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pilu pasangan suami istri Yayan (32) dan Eti Ernalawati (32) hanya bisa terbaring lemah saat tiba di rumah kerabatnya, Minggu (6/2/2022) siang.

Pasutri tersebut merupakan korban longsor di Kampung Bakom, Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur.

Mereka memaksa pulang dari Rumah Sakit Cimacan demi melihat jasad kedua anaknya untuk terakhir kalinya sebelum dimakamkan.

Yayan dan istrinya terbaring di ruang tamu kerabatnya untuk melihat jenazah kedua buah hatinya itu.

Jenasah Murpitasari (11) dan Najwa Mufita (4) korban benteng ambruk dimakamkan di kampung yang sama dengan kejadian longsor benteng ambruk di Kampung Bakom, Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur.

Warga yang hadir di rumah kerabat Yayan tak kuasa menahan sedih, banyak di antaranya yang menangis dan berlinangan air mata menyaksikan pemandangan pilu tersebut.

Baca juga: Turap Longsor Timpa Rumah di Cipayung Depok, 2 Kambing Jadi Korban Terkubur Reruntuhan

Baca juga: Ayah Tolong Aku Rintihan Anak di Bawah Reruntuhan Rumah Saat Longsor, Orangtua Terus Histeris

Setelah Yayan dan istrinya yang hanya bisa terbaring melihat kedua jenasah anaknya, warga dan BPBD Cianjur lantas mengangkat jenazah satu persatu ke dalam ambulans.

Tak banyak kata-kata yang keluar dari Yayan dan istrinya, kerabat dan warga hanya mengusap-usap beberapa bagian tubuh Yayan dan berujar untuk bersabar.

Raungan sirine dari ambulans yang sudah menunggu jenasah, memecah kesunyian di rumah duka. Dua jenasah anak Yayan pun langsung dibawa ke lokasi pemakaman.

yang menjadi korban benteng ambruk di Kecamatan Sukaresmi Cianjur, akan dimakamkan, Minggu (6/2/2022).
yang menjadi korban benteng ambruk di Kecamatan Sukaresmi Cianjur, akan dimakamkan, Minggu (6/2/2022). (TRIBUNJABAR.ID/FERRI AMIRIL MUKMININ)

Kepala Pelaksana BPBD Cianjur, Fatah Rizal, mengatakan bahwa pihaknya sudah berusaha maksimal untuk mengevakuasi secepatnya semua korban namun dua korban selamat memilih untuk pengobatan tradisional patah tulang.

"Saya selaku kepala pelaksana BPBD Cianjur tentunya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam terkait dengan bencana yang dialami oleh satu keluarga ini," katanya.

Ia memastikan bahwa yang meninggal dua orang dan dua orang mengalami patah tulang.

Ia juga memastikan di lokasi bencana bahwa ada satu rumah yang memang terancam ambruk juga.

"Saya mengimbau kepada masyarakat terutama di daerah sekitar kejadian untuk senantiasa waspada terhadap bencana susulan yang sewaktu-waktu mungkin muncul," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved