Cinta Bergejolak di Riau, Sejoli Ini Telantarkan Hasil Nafsu Berahi Hingga Masuk Bui

Perjalanan hubungan dilandasi nafsu birahi selama setahun belakangan nyatanya memunculkan konsekuensi yang tak siap ditanggung kedua anak muda itu.

ISTIMEWA
Ilustrasi Bayi 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH DATAR - Kisah cinta terlarang dua sejoli di daerah Tabek Patah, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat berakhir buntu.

Perjalanan hubungan dilandasi nafsu birahi selama setahun belakangan nyatanya memunculkan konsekuensi yang tak siap ditanggung kedua anak muda itu.

Pasangan ini adalah pemuda 20 tahun berinisial F yang merupakan warga ber-KTP Riau dan kekasihnya S, pemudi 17 tahun warga Sumatera Barat.

F dan S bertemu di Riau setahun silam. Kala itu, S memang sedang merantau sejenak ke provinsi berjuluk Bumi Lancang Kuning tersebut.

Kisah cinta keduanya yang berlangsung setahun kerap dibumbui gejolak nafsu birahi.

Selama itu, orangtua mereka hanya mengetahui puncak gunung es dari hubungan F dan S. Keluarga sebatas mengetahui kedua sejoli itu punya hubungan spesial sebagai sepasang kekasih.

Baca juga: Ngaku Dirudapaksa 4 Pria di Depan Anaknya, Ibu Muda di Riau Ternyata Cuma Prank: Saya Minta Maaf

Padahal, hubungan F dan S sudah selayaknya suami istri.

Ketika sedang dekat, tak jarang pertemuan dua anak manusia ini berakhir di ranjang.

Perjalanan hubungan keduanya berakhir buntu Rabu (9/2/2022) silam.

Baca juga: Sambil Bawa Anaknya, Pasangan Suami Istri Ini Nekat Curi Kotak Amal di Warung Kelontong

Kala itu, F mendapat kabar dari sang kekasih yang baru saja selesai menjalani persalinan di rumahnya.

Rasa bahagia masih bersemai di hati kecil F mengetahui seorang bayi laki-laki yang baru dilahirkan S tak lain adalah putra kandungnya.

Tapi di balik kebahagiaan itu, F tak bisa menyembunyikan kepanikan dihadapi kenyataan bahwa bayi itu lahir dari hubungan terlarangnya dengan S.

Baca juga: Amarah Pria Aniaya Adik yang Sedang Hamil dan Habisi Ibunda, Begini Nasib Pelaku

"Kami sudah panik sekali, Pak. Tidak tahu lagi mau di mana anak ini kami sembunyikan," ujar F yang tertunduk lesu saat diinterogasi penyidik di Mapolsek Salimpaung, Jumat (11/2/2022) malam, seperti dilansir dari TribunPadang.com.

Dapat kabar anaknya sudah lahir, F yang selama di Tanah Datar tinggal di rumah orangtua angkat langsung tancap gas ke rumah S.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved