Pembegal Anggota Brimob Terciduk

Nasib Mirip Mamah Muda dan Anggota Brimob, Dibegal di Bekasi dan Diacuhkan Pengguna Jalan

Nasib mamah muda Suharlina (31) dan Anggota Brimob Aipda Edi Santoso di Bekasi mirip. Mereka dibegal di Bekasi dan diacuhkan pengguna jalan.

Istimewa via Tribun Medan
Ilustrasi begal. Nasib mamah muda Suharlina (31) dan Anggota Brimob Edi Santoso di Bekasi mirip. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Nasib mamah muda Suharlina (31) dan Anggota Brimob Aipda Edi Santoso di Bekasi mirip.

Keduanya menjadi korban begal di Bekasi dan diabaikan pengguna jalan saat meminta pertolongan.

Aipda Edi Santoso mengalami hal tersebut ketika terluka parah mendapatkan senjata tajam oleh komplotan begal.

Padahal, Edi Santoso telah berteriak dan melambaikan tangannya.

Namun, pengguna jalan baik mobil pribadi maupun angkot tidak ada yang berhenti menolong anggota Brimob Kelapa Dua, Depok itu.

Baca juga: Bak Film Laga, Serma Junaedi Lolos dari 3 Tembakan Berhasil Lumpuhkan Begal Modal Tangan Kosong

Hal yang sama dialami Suharlina (31) saat motornya dibegal di Desa Karang Patri, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Bibir Suharlina bergetar saat menceritakan kronologi yang menimpanya.

Kegigihan Aipda Edi Santoso dalam menyelamatkan motornya dari serangan begal di di Jalan Raya Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, patut diacungi jempol.
Kegigihan Aipda Edi Santoso dalam menyelamatkan motornya dari serangan begal di di Jalan Raya Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, patut diacungi jempol. (Kolase Tribun Jakarta)

Suharlina tidak mampu menceritakan secara detil mengenai peristiwa yang dialaminya.

Namun, ia bercerita bahwa dirinya tak ditolong oleh pengguna jalan.

"Begal di Pintu Air, iya bedua. Dari tadi sepi bangat ga ada orang, saya minta tolong wae ge orang-orang malah kenceng bae ga ada yang nolongin," ujar wanita tersebut.

Baca juga: BREAKING NEWS Polisi Tangkap Komplotan Begal Penganiaya Anggota Brimob di Bekasi

Kronologi Pembegalan Anggota Brimob

Teriakan minta tolong anggota Brimob Edi Santoso diabaikan pengguna jalan yang melintas Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi, Selasa (15/2/2022) dinihari.

Padahal, saat itu Edi Santoso terluka parah setelah mendapatkan sabetan senjata tajam komplotan begal.

Pengguna jalan baik mobil pribadi maupun angkot tidak ada yang berhenti meskipun melihat lambaian tangan Aipda Edi Santoso.

Anggota Linmas Kelurahan Jatiraden, Sarwono (52) yang menolong Anggota Brimob yang menjadi korban begal di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi.
Anggota Linmas Kelurahan Jatiraden, Sarwono (52) yang menolong Anggota Brimob yang menjadi korban begal di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi. (Warta Kota/Joko Supriyanto)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved