Antisipasi Virus Corona di DKI

Permintaan Ambulans Gawat Darurat di DKI Meningkat, Simak Cara Menggunakan Layanannya!

Permintaan penggunaan ambulans di DKI Jakarta mengalami peningkatan sedari awal tahun ini.

ISTIMEWA
Mobil ambulans milik warga Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara yang pengadaannya dilakukan secara swadaya di Jakarta Timur, Rabu (20/10/2021) 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Permintaan penggunaan ambulans di DKI Jakarta mengalami peningkatan sedari awal tahun ini.

Tak tanggung-tanggung, lonjakannya sembilan kali lipat dibandingkan akhir tahun lalu lantaran merebaknya varian Omicron.

Lantas bagaimana cara melakukan permintaan untuk penggunana ambulans?

Kepala Unit Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Winarto membagikan caranya kepada masyarakat.

Menurutnya, selama ini AGD Dinkes DKI Jakarta memiliki call center di nomor  119.

Baca juga: Permintaan Ambulans Gawat Darurat di Jakarta Meningkat, Selama Bulan Februari Sudah Capai 792

Sehingga masyarakat dapat menghubungi ke nomor tersebut.

Selanjutnya, masyarakat juga bisa menghubungi call center milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di nomor 112.

Bila enggan melalui keduanya, masyarakat bisa melalui aplikasi Jakarta Kini (Jaki).

Anak buah Anies ini mengatakan di dalam Jaki sudah memiliki fiture Jak Ambulan. Sehingga memudahkan masyarakat.

Caranya dengan menekan tombol call darurat maka akan  terhubung langsung di call center AGD.

Aplikasi Jakarta Kini (JAKI).
Aplikasi Jakarta Kini (JAKI). (Tangkap layar Google Playstore)

"Kalau bicaranya terkait kalau gawat darurat ya, kalau memang butuh segera bisa kontak kami, tapi kalau gejalanya mungkin tidak bergejala, ringan seyogyanya sih memang tetap lapor ke Puskesmas atau nanti ke satgas RT/RW ya. Tapi yang gejalanya sedang sampai berat yang butuh segera gitu ya memang bisa langsung ke kami. Karena memang kami prioritaskan untuk yang gejala sedang sampai dengan berat," jelas Winarto.

Permintaan ambulans di Bulan Februari

Sejak awal Bulan Februari hingga tanggal 18 Februari 2022, jumlah panggilan penggunaan ambulans  mencapai 792.

"Laporan kegiatan pertanggal 18 Februari 2021, kegiatan covid 792 kegiatan. Rata-rata kegiatan covid perhari 44 kegiatan," kata Winarto saat dihubungi, Senin (21/2/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved