Pamit Terakhir Sarinah, Mau Tidur di Rumah Kerabat Malah Ditemukan Terbungkus di Rawa

Pamit Intan Sarinah (40) ingin tidur di rumah kerabatnya berakhir tragis. Ia ditemukan tak bernyawa di rawa di Jambi.

Istimewa
Warga Dusun Jumbak Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo menyaksikan langsung evakuasi mayat yang ditemukan di sebuah rawa. Pamit Intan Sarinah (40) ingin tidur di rumah kerabatnya berakhir tragis. Ia ditemukan tak bernyawa di rawa di Jambi. 

Polisi yang mendatangi lokasi penemuan mayat, langsung melakukan evakuasi.

Menurut Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro, diketahui mayat bernama Intan Sarinah warga Rumbai.

"Kemudian korban dimasukan ke kantong mayat dan langsung di evakuasi oleh tim olah TKP dan dibawa ke RSUD Hanafie Muara Bungo," katanya.

Baca juga: Kronologi Temuan Mayat Korban Pembunuhan di TPU Ulujami, Hilda Langsung Balik Badan dan Gemeteran

Menurut AKBP Guntur Saputro, sekitar 3 Februari 2022 korban pamit kepada Purwanti dari rumah di Blok C Desa Kurnia Sungai Rumbai.

Korban saat itu mengatakan mau pergi tidur ketempat saudaranya Sartono di Dusun Siskaper Kecamatan Jujuhan.

Namun, setelah korban pamit ke saksi-saksi tidak mengetahui lagi dan setelah korban tidak kembali lagi keluarga mencari korban ketempat saudaranya, namun tidak ditemukan.

Pada Minggu 20 Februari 2022 sekira Pukul 13.00 WIB keluarga berusaha untuk mencari di sekitar lokasi.

Korban berhasil ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di sebuah rawa.

Autopsi Korban

Warga saat menemukan mayat perempuan dalam karung. Insert: Proses autopsi jenazah
Warga saat menemukan mayat perempuan dalam karung. Insert: Proses autopsi jenazah (TRIBUNJAMBI.COM/SOPIAN/POLRES BUNGO)

Polisi sudah melaksanakan autopsi pada mayat wanita tersebut yang diduga menjadi korban pembunuhan di Bungo.

Tim Forensik RS Bhayangkara Polda Jambi yang lakukan autopsi itu, dr Erni, menyebut dari proses ditemukan luka akibat senjata tajam di tubuh korban.

"Ada luka di bagian kepala, tangan, dan perut. Diduga akibat kena senjata tajam,” ungkap Erni, pada Senin (21/2/2022) malam.

Dia menjelaskan, jasad yang saat ditemukan sudah bau menyengat itu, diperkirakan telah meninggal sekitar 8 hari.

“Tubuh korban sudah mulai rusak,” jelasnya lagi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved