Cerita Kriminal

Keris dan Cangkul Jadi Senjata Kriminal di Tangerang, Kasus Utang 10 Juta Hingga Tanpa Alasan

Benda-benda tak lazim seperti cangkul dan keris digunakan menjadi senjata untuk menganiaya orang lain.

Istimewa
Kolase foto cangkul dan keris. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Benda-benda tak lazim seperti cangkul dan keris digunakan menjadi senjata untuk menganiaya orang lain.

Hal itulah yang terjadi di Kabupaten Tangerang beberapa waktu belakangan ini.

Kasusnya berbeda, ada yag perkara pelik menyoal utang keluarga, namun ada yang dilakukan tanpa alasan sampai pelakunya diperiksa kejiwaan.

Pukul Tetangga Pakai Cangkul

Tidak ada angin dan badai, Sarman tiba-tiba saja memukul kepala tetangganya pakai cangkul pada Selasa (22/2/2022).

Bukan hanya sekali, Sarman melayangkan cangkulnya dua kali ke kepala Eko yang merupakan tetangganya sendiri.

Akibatnya, Eko mengalami luka yang cukup serius dan langsung dilarikan ke RSUD Pakuhaji.

Kejadian yang sempat mengagetkan warga itu terjadi di Desa Kelor RT 03/02, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

Kasie Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim mengatakan, aksi pemukulan terjadi pagi hari di depan rumah korban.

Baca juga: 2 Pemuda di Tangerang Bawa Kabur Motor Pemotong Rumput, Ditangkap Polisi Saat Tertahan Kereta

"Saat korban sedang bakar sampah di depan rumahnya, tiba-tiba didatangi tersangka yang masih tetangga," ujar Rachim saat dikonfirmasi, Rabu (23/2/2022).

"Tersangka membawa cangkul dan memukulkan cangkulnya ke arah kepala korban sebanyak dua kali," sambungnya lagi.

Korban Eko pun langsung terkapar jatuh usai menerima hantaman cangkul.

Cucuran darah pun sempat keluar dari kepalanya gara-gara Sarman.

Warga sekitar dibantu Babinsa langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.

Ilustrasi cangkul.
Ilustrasi cangkul. (Wikipedia)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved