Pilu Ungkap Korupsi jadi Tersangka, Nurhayati Menitikkan Air Mata Kabar Baik Datang Menghampirinya

Ia menangis setelah mendengar kabar bahwa polisi segera mencabut status tersangka yang disematkan padanya.

Penulis: Abdul Qodir | Editor: Acos aka Abdul Qodir
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Nurhayati (kiri) dan Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar (kanan). Nurhayati, seorang bendahara atau Kaur Keuangan Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat ditetapkan menjadi tersangka setelah melaporkan atasannya korupsi. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Nurhayati (35) warga Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, tak kuasa menahan air mata setelah mendengar kabar ratapan nasibnya segera berakhir.

Ia menangis setelah mendengar kabar bahwa polisi segera mencabut status tersangka yang disematkan padanya.

Nurhayati adalah bendahara Desa Citemu yang mengungkap kasus dugaan korupsi anggaran desa Rp 818 juta oleh kepala desa berinsial S tempatnya bekerja.

Namun, Polres Cirebon turut menetapkannya sebagai tersangka lantaran diduga turut melanggar dalam dugaan korupsi si kepala desa.

Nurhayati melalui kakak kandungnya, Junaedi (41), menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang membantunya.

Baca juga: Laporkan Dugaan Korupsi Oleh Kepala Desa, Bendahara Desa di Cirebon Malah Ditetapkan Tersangka

"Kami sangat senang, adik saya langsung menangis mendengar kabar tersebut. Dia juga menyampaikan sangat berterima kasih kepada banyak pihak," ungkap Junaedi, dilansir Kompas.com, Minggu (27/2/2022).

Junaedi mengatakan, keluarganya sangat senang setelah mendengar kabar pencabutan status tersangka kepada adiknya itu.

Junaedi juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut berjuang untuk pencabutan status tersangka adiknya.

Junaedi, Kakak kandung Nurhayati, menyampaikan terima kasih kepada banyak pihak setelah status tersangka Nurhayati dicabut. Hal itu disampaikan Junaedi di Desa Citemu, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (27/2/2022).
Junaedi, Kakak kandung Nurhayati, menyampaikan terima kasih kepada banyak pihak setelah status tersangka Nurhayati dicabut. Hal itu disampaikan Junaedi di Desa Citemu, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (27/2/2022). (KOMPAS.com/MUHAMAD SYAHRI ROMDHON)

"Sudah, sudah mendengar dari media. Kami sangat senang. Kami ucapkan terima kasih banyak tak terhingga untuk semua yang turut berjuang hingga status (tersangka) Nurhayati tidak dilanjutkan," ujarnya.

Junaedi menambahkan, pihaknya hingga kini masih menunggu kabar resmi terkait pencabutan status tersangka Nurhayati.

"Tentu kami masih menunggu surat resminya. Semoga kabar bahagia ini menjadi kenyataan," imbuhnya.

Kabar rencana pencabutan status tersangka Nurhati terjadi setelah Nurhayati membagikan video berisi curahan hatinya soal kasus yang menjeratnya di media sosial hingga menjadi sorotan publik.

Kepastian adanya rencana pencabutan status tersangka Nurhayati disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, dan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto. 

Baca juga: Dugaan Kelakuan Oknum Kapolsek Nodai Putri Tersangka, Korban Diberi Uang dan Iming-iming Ayah Bebas

Dalam akun Twitter resminya @mohmahfudmd, Mahfud MD menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved