Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Imbau Warga Patuhi Prokes

Sebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi berdasarkan data terakhir Selasa (1/3/2022) berada di angka 5.288 kasus aktif.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Dokumen Pribadi Martinah
Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Martinah Ningsih. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG - Sebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi berdasarkan data terakhir Selasa (1/3/2022) berada di angka 5.288 kasus aktif.

Jumlah tersebut cukup tinggi dengan angka positivity rate 1.94 persen. 

Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bekasi Martina Ningsih mengatakan, masyarakat harus tetap waspada di tengah situasi gelombang ketiga Covid-19

"Masyarakat harus tetap waspada, namun tidak perlu panik dengan situasi karena pandemi bisa ditekan dengan taat prokes (protokol kesehatan)," kata Martinah. 

Prokes menurut dia, merupakan kunci menghadapi pandemi agar efek domino yang ditimbulkan tidak meluas. 

Baca juga: HUT ke-25 Kota Bekasi, Mal Hingga Swalayan Gelar Diskon 25-70 Persen: Catat Daftar Lokasinya!

"Selalu menjalankan prokes kapanpun dan di manapun berada, di tempat kerja, di rumah makan, pusat perbelanjaan wajib menerapkan prokes," terangnya. 

Selain itu, masyarakat juga harus mendukung program vaksinasi terutama bagi lansia dan masyarakat rentan. 

"Semakin banyak masyarakat yang tervaksin akan mengurangi risiko penularan Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga terus mendorong peningkatan capaian vaksin," jelas dia. 

Martinah Ningsih, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi.
Martinah Ningsih, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi. (Istimewa)

Adapun untuk program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bekasi hingga data 1 Maret 2022, terdapat 2.137.801 jiwa atau 88,24 persen yang menerima dosis pertama. 

Sedangkan untuk dosis kedua, angka capaian vaksin sebanyak 1.742.532 jiwa atau 72,07 persen dan dosis ketiga sebanyak 59.495 jiwa atau 2,46 persen.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved