Cerita Kriminal

Nurani Ibu Terkoyak Lihat Mulut Buah Hatinya Berbusa, Bantahan Kuli Bangunan Tak Dipercaya Warga

Hati nurani seorang ibu langsung terkoyak kala melihat mulut buah hatinya yang masih berusia 7 tahun berbusa layaknya over dosis.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Elga H Putra
Pixabay.com/ Free-Photos
Ilustrasi anak. Hati nurani seorang ibu langsung terkoyak kala melihat mulut buah hatinya yang masih berusia 7 tahun berbusa layaknya over dosis. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Hati nurani seorang ibu langsung terkoyak kala melihat mulut buah hatinya yang masih berusia 7 tahun berbusa layaknya over dosis.

Dengan penuh kekhawatiran, dia berusaha menolong nyawa sang anak hingga akhirnya membawanya ke rumah sakit.

Hal itu dilakukan oleh seorang ibu di Sudimara, Tangerang Selatan pada Jumat (25/2/2022).

Ibu itu makin lemas ketika hasil diagnosa rumah sakit menyatakan bahwa anaknya baru saja diberi sebuah obat hingga berdampak tak sadarkan diri.

Namun sang ibu kala itu belum menyelidiki siapa orang yang berbuat jahat kepada sang anak.

Baca juga: Akal Bulus Kuli Bangunan Nodai Bocah SD di Ciputat, Korban Tak Berdaya Sampai Mulut Keluar Cairan

Dia lebih dulu fokus pada kondisi fisik anaknya.

Selang beberapa hari kondisi korban pun mulai berangsur membaik.

Saat itu sang ibu mulai mencari tahu penyebab sang anak sempat mengalami lemas tak berdaya.

Ilustrasi Pelecehan Anak.
Ilustrasi Pelecehan Anak. (alghad)

Bocah itu akhirnya bercerita kepada ibunya soal kejadian yang menimpanya.

Hati sang ibu pun dibuat remuk saat mengetahui apa yang dialami sang anak.

Kepada ibunya, korban bercerita dirinya diajak oleh salah seorang kuli bangunan bernama Rahman (43).

Setelah itu, sang bocah dicekoki minuman keras jenis anggur merah (amer) dan obat hingga membuatnya tak sadar dan digagahi oleh sang kuli bangunan.

"Jadi ada pembangunan perumahan, nah di sana anak-anak memang biasa bermain. Waktu kejadiannya Jumat (25/2/2022).

Jadi kata orang tua, pertama keluar busa dari mulutnya pas hari Jumat itu," kata AY (55) paman korban menceritakan kronologi yang dialami siswi kelas 1 SD itu, Selasa (1/3/2022).

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved