Pilpres 2024

Dukung Jokowi 3 Periode, PSI Seret SBY Hingga JK Serukan Amandemen UUD 1945

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi penyeru baru perpanjanan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Tribun Jakarta
Kolase foto Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo dan Jusuf Kalla. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi penyeru baru perpanjanan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Sebelumnya, wacana perpanjangan masa jabatan presidenlebih dulu digulirka oleh Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

Selanjutnya, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto juga mengutarakan dukungannya dengan mengaku mendapat aspirasi serupa dari masyarakat.

Kendati sama-sama menginginkan Jokowi menjabat lebih dari 10 tahun sampai 2024 mendatang, namun caranya berbeda.

Muhaimin dan Zulkifli menyodorkan penundaan pemilu satu sampai dua tahun.

Baca juga: Hanya Karena Kagum, PSI Dukung Jokowi 3 Periode dan Suarakan Amandemen UUD 1945

Alasan utamanya karena pandemi Covid-19 yang masih berlangsung dan kebangkitan ekonomi yang tengah berjalan sehingga akan terganggu dengan jalannya pemilu.

Sedangkan, PSI menginginkan pemilihan presiden (Pilpres) 2024 tetap berlangsung pada 2024 mendatang, hanya saja Undang-Undang 1945 harus diamandemen agar masa jabatan presiden bisa diperpanjang menjadi tiga periode.

Baca juga: PSI Dukung Jokowi 3 Periode Asalkan Hasil Amandemen Konstitusi Memperbolehkan

"Alasan pemulihan pandemi dan ekonomi adalah alasan yang kami rasa tidak urgent (mendesak). Faktanya kita pernah menyelenggarakan Pilkada yang damai dan sukses di tengah puncak pandemi pada akhir 2020 lalu."

"Pemilu adalah sebagai perwujudan negara demokratis, sehingga penundaan pemilu tanpa alasan yang benar-benar bersifat force majeur tentunya akan mencederai demokrasi kita," papar Dea.

Kendati menolak argumen pimpinan lembaga legislatif itu, namun PSI mengakui aspirasi yang disuarakan perwakilan rakyat itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved