Sekolah di Kota Tangerang Kembali Gelar Tatap Muka Mulai 7 Maret 2022

Dinas Pendidikan Kota Tangerang akan kembali membuka pembelajaran tatap muka (PTM). PTM terbatas mulai digelar 7 Maret 2022.

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Suasana pembelajaran PTM Terbatas kapasitas 50 persen di SDN 14 Cibodas, Kota Tangerang, Senin (24/1/2022). Dinas Pendidikan Kota Tangerang akan kembali membuka pembelajaran tatap muka (PTM). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Dinas Pendidikan Kota Tangerang akan kembali membuka pembelajaran tatap muka (PTM).

Pada sebelumnya, Dinas Pendidikan sempat menutup kembali PTM karena angka Covid-19 di Kota Tangerang meroket lagi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin mengatakan, PTM Terbatas akan diselenggarakan pada 7 Maret 2022.

Namun, untuk tahap awal kapasitas sekolah hanya 50 persen.

"Rekomendasi Dinas Kesehatan dan sejumlah lembaga lainnya, tak terkecuali Walikota Tangerang, maka pekan depan PTM Terbatas akan kita buka kembali pada tingkat SD dan SMP," ujar Jamaluddin, Jumat (4/3/2022).

Baca juga: 738 Siswa di Kota Bekasi Terpapar Covid-19, PTM Hanya 25 Persen

"Namun masih terbatas hanya 50 persen saja," sambungnya.

Ia pun menjelaskan, pada tahap awal PTM Terbatas hanya diikuti siswa siswi kelas 6 SD dan 12 SMP, di seluruh sekolah baik negeri maupun swasta.

Dinas Pendidikan Kota Tangerang sudah menentukan tiga zona dalam jalur zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
Dinas Pendidikan Kota Tangerang sudah menentukan tiga zona dalam jalur zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) (TribunJakarta/Ega Alfreda)

Dalam hal ini, Jamaluddin mengaku Dindik sudah menurunkan tim sejak tiga hari lalu.

Ditujukan untuk mengecek kebersihan, kesiapan sarana parasarana hingga pengecekan capaian vaksinasi.

Baca juga: 706 Sekolah di DKI Dilockdown Gegara Covid-19, Wagub Ariza: PTM Berjalan Baik Tanpa Kendala Berarti 

"Hasilnya, Dindik sudah memastikan semua sekolah telah dibersihkan dan didesinfektan sehingga siap untuk melangsungkan PTM Terbatas. Kalau secara SOP sama seperti PTM Terbatas lalu," papar Jamaluddin.

Salah satu diantara peraturannya adalah kantin yang masih tidak beroperasional.

Anak-anak juga dianjurkan membawa bekal, rutin cuci tangan, selalu pakai masker dan diwajibkan langsung pulang.

Lanjutnya, jika PTM Terbatas sudah berlangsung sepekan, Dindik akan langsung melakukan evaluasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved