Antisipasi Virus Corona di DKI

Permintaan Panggilan Ambulans Gawat Darurat di DKI Pada Bulan Februari Tembus 1.105

Panggilan permintaan ambulans gawat darurat di DKI Jakarta pada Bulan Februari tembus 1.105.

ISTIMEWA
Mobil ambulans milik warga Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara yang pengadaannya dilakukan secara swadaya di Jakarta Timur, Rabu (20/10/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Panggilan permintaan ambulans gawat darurat di DKI Jakarta pada Bulan Februari tembus 1.105.

Hal ini diungkap Kepala Unit Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Winarto.

"Kegiatan covid  Februari sebanyak 1.105. Sehingga rata-rata kegiatan covid Februari perhari 39 kegiatan," katanya, Sabtu (5/3/2022).

Jumlah ini mengalami lonjakan dari Bulan Januari 2022 lalu. Sebab di Bulan Januari permintaan ambulans hanya 857.

"Dari Januari ke Februari angkanya naik. Kegiatan covid Januari sebanyak 857. Sehingga rata-rata kegiatan covid Januari perhari 28 Kegiatan," jelasnya.

Baca juga: Permintaan Ambulans Gawat Darurat di DKI Meningkat, Simak Cara Menggunakan Layanannya!

Sementara, permintaan AGD di Jakarta Naik sembilan kali lipat pada Bulan Januari.

"Jumlah evakuasi covid Bulan Januari 857 kegiatan. Naik 8-9 kali lipat dibanding Desember 2021," kata Winarto pada Sabtu (5/2/2022).

Bila di Bulan Desember 2021, panggilan untuk menggunakan ambulans hanya sekitar 73 saja.

Mobil ambulans milik warga Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara yang pengadaannya dilakukan secara swadaya di Jakarta Timur, Rabu (20/10/2021)
Mobil ambulans milik warga Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara yang pengadaannya dilakukan secara swadaya di Jakarta Timur, Rabu (20/10/2021) (ISTIMEWA)

Namun, di Bulan Januari 2022 jumlah panggilan mencapai 857 atau dalam kata lain rata-rata panggilan perhari untuk menggunakan ambulans mencapai 28.

"Desember jumlah rujukan Covid 73. Di Bulan Januari 2022 rata-rata perhari 28 kegiatan," ungkapnya.

Sebagai informasi, kenaikan permintaan menggunakan ambulans ini juga imbas dari lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Jakarta.

Di mana, Jakarta menjadi penyumbang tertinggi kasus Covid-19 diantara provinsi lainnya yang ada di Indonesia.

Merujuk pada data pertanggal 4 Februari 2022, jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 7.356 kasus.

Sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 55.256 (orang yang masih dirawat/isolasi). 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved