5 Hari Operasi Pasar, Polres Jaksel Salurkan 130.000 Minyak Goreng untuk Warga

Operasi pasar minyak goreng yang digelar Polres Metro Jakarta Selatan telah berlangsung selama lima hari sejak dimulai pada Jumat (4/3/2022).

Annas Furqon Hakim/TribunJakarta.com
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto saat diwawancarai terkait kondisi minyak goreng di pasaran, Jumat (25/2/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Operasi pasar minyak goreng yang digelar Polres Metro Jakarta Selatan telah berlangsung selama lima hari sejak dimulai pada Jumat (4/3/2022).

Dalam kurun waktu lima hari itu, ratusan ribu liter minyak goreng telah disalurkan kepada warga.

"Kalau kita tidak salah hitungan terakhir itu sudah menembus di angka 130.000 liter sampai dengan hari kelima ini," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto di GOR Radio Dalam, Kebayoran Baru, Selasa (8/3/2022).

Budhi menuturkan, pendistribusian minyak goreng selama lima hari operasi pasar berjalan lancar.

"Alhamdulillah kita bisa mendistribusikan kepada masyarakat dengan baik. Mudah-mudahan bisa membantu masyarakat untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga sesuai dengan ketentuan pemerintah," ujar Budhi.

Baca juga: Animo Warga Tinggi, Polres Jaksel Batasi Pembelian Minyak Goreng 2 Liter Saat Operasi Pasar

Dalam operasi pasar ini, Polres Metro Jakarta Selatan menyiapkan 25.200 liter minyak goreng setiap harinya.

"Ini sampai 6 hari, jadi kurang lebih ada nanti 150 ribu liter yang akan kami gelontorkan, akan kami bantu jual kepada masyarakat," tutur Kapolres.

Satu liter minyak goreng dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp 14 ribu. Masing-masing orang diperbolehkan membeli maksimal 2 liter minyak goreng.

Budhi mengatakan, tidak ada persyaratan bagi warga yang ingin membeli minyak goreng dalam operasi pasar ini.

"Setelah mereka mengambil minyak, kami minta untuk mencelupkan jarinya sebagai tanda bahwa mereka hari ini sudah membeli dan mereka tidak boleh antre lagi atau membeli lagi," ujar Budhi.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved