Cerita Kriminal

Gangster di Depok Sukses Bikin Kapolda Metro Gusar, Sindikat 4 Geng dengan Senjata Mematikan

Aksi gangster di Kota Depok begitu meresahkan warga, bahkan sudah menimbulkan korban. Mereka tidak segan melukai orang lain.

Tribun Jakarta
Kolase foto Kapolda Metro Jaya, Irjrn Pol Fadil Imran dengan ilustrasi pengeroyokan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Aksi gangster di Kota Depok begitu meresahkan warga, bahkan sudah menimbulkan korban.

Kelompok remaja yang menggenggam senjata tajam itu tidak segan melukai orang lain.

Belakangan diketahui, gangster di Depok bersindikat.

Kondisi tersebut sukses membuat Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran gusar.

Dia tidak ingin ada tindak kriminal yang membuat masayrakat merasa tidak aman.

Baca juga: Kronologi Kejadian Gangster Remaja Serang 3 Warga Depok Pakai Senjata Tajam

3 Warga Depok Dihajar Gangster

Awal mula ramai kasus gangster di Depok itu bermula di Jalan Cagar Alam, Pancoran Mas, Kota Depok pada Minggu (6/3/2022) pagi.

Tiga pria yang sedang asyik menyuap nasi uduk tiba-tiba diserang gangster remaja bersenjata tajam.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar (kiri) didamping Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno (kanan) saat memimpin ungkap kasus gengster di Depok yang keroyok tiga warga, Rabu (9/3/2022).
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar (kiri) didamping Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno (kanan) saat memimpin ungkap kasus gengster di Depok yang keroyok tiga warga, Rabu (9/3/2022). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Ketiga korban masing-masing berinisial IS (27), SU (34), dan IA (44). Mereka menderita luka bacok di beberapa bagian tubuhnya.

Salah seorang korban, IS, mengatakan, dirinya harus mendapatkan beberapa luka jahitan akibat terkena bacokan pada bagian punggung.

Ia juga mengatakan, dirinya baru saja selesai mancing bersama teman-temannya, dan singgah di sebuah toko alat pancing.

"Di toko umpan kita sedang mesan nasi uduk, beberapa suap makan tiba-tiba datang gerombolan bocah-bocah remaja sekitar 10 motor. Satu motor bonceng tiga orang terus langsung nyerang pakai sajam (senjata tajam)," kata IS dikonfirmasi wartawan, Senin (7/3/2022).

Dirinya yang terkapar ditolong warga sekitar dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.

Baca juga: Baru Beberapa Suap Makan Nasi Uduk, 3 Pria di Depok Diserang Gerombolan Remaja Pakai Senjata Tajam

"Di rumah sakit enggak tahu kalau ada dua orang korban warga lainnya yang terluka parah dibacok sama para pelaku," bebernya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved