HUT Ke-25 Kota Bekasi, Momentum Reformasi Birokrasi di Usia Perak dan Kultur Daring Era Pandemi

Anggota DPRD Kota Bekasi, Chairoman J Putro mengatakan, Kota Bekasi di usianya ke-25 telah tumbuh menjadi kota yang pesat dari berbagai bidang. 

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Yusuf Bachtiar/TribunJakarta.com
Anggota DPRD Kota Bekasi Chairoman J Putro. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - 10 Maret 2022 mendatang, Kota Bekasi bakal merayakan hari jadi ke-25.

Momentum ini diharapkan dapat mendorong transformasi birokrasi di usia perak pemerintahan daerah. 

Anggota DPRD Kota Bekasi, Chairoman J Putro mengatakan, Kota Bekasi di usianya ke-25 telah tumbuh menjadi kota yang pesat dari berbagai bidang. 

Perkembangan zaman menuntut masyarakat dan pemerintahnya bersentuhan dengan teknologi, ditambah pandemi Covid-19 yang melahirkan kebiasaan. 

Kebiasaan baru paling tampak di era pandemi adalah aktivitas daring, pandemi memkasa masyarakat harus membatasi interaksi fisik. 

Baca juga: Dicopot dari Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman: Saya Tetap Berkomitmen Bekerja Profesional 

"Mereka mulai berbatas dalam hal interaksi fisik, maka dari itu mulailah secara daring atau online dan ini ternyata membawa perubahan," kata Chairoman, Rabu (9/3/2022). 

Perubahan ini menuntut percepatan, transparan dan akuntabilitasnya disajikan secara mudah melalui akses terbuka. 

"Percepatan terhadap layanan-layanan publik sekarang itu tentu semakin cepat tidak bertele-tele, muda, lebih instan, transparan dan makin kuat serta akuntabilitasnya dimana informasi secara real-time," jelas dia. 

Dua momentum inilah kata Chairoman, HUT Ke-25 dan kultur daring era pandemi menuntut birokrasi semakin dipercepat reformasinya. 

"Menyesuaikan diri dengan perkembangan IPTEK (ilmu pengetahuan teknologi) yang semakin cepat mungkin sudah menjadi keharusan," tegas dia. 

Anggota DPRD Kota Bekasi Chairoman J Putro.
Anggota DPRD Kota Bekasi Chairoman J Putro. (Yusuf Bachtiar/TribunJakarta.com)

Ketika langkah ini sudah dilakukan, Bekasi di usianya ke-25 pasti akan menjadi kota modern yang nyaman dalam hal pelayanan publik. 

Kaitannya dengan hal ini, tentu saja akan menarik investasi sehingga terjadi pertumbuhan yang kemudian menjadi inti dari reformasi birokrasi. 

"SDM (sumber daya manusia) yang semakin bisa memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi akan memberikan respon yang sesuai dengan zamannya," tegas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved