Sejumlah Saluran Air di Setiabudi Penuh Lumpur dan Sampah Mulai Dikuras

Kasatpel SDA Kecamatan Setiabudi  Yansori, mengatakan pengurasan saluran air dilakukan untuk menindaklajuti pengaduan warga.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Ilustrasi pembersihan saluran air - Pembersihan lumpur dan sampah di saluran air Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (11/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan melakukan pembersihan saluran air di sejumlah titik di kawasan Setiabudi.

Kasatpel SDA Kecamatan Setiabudi  Yansori, mengatakan pengurasan saluran air dilakukan untuk menindaklajuti pengaduan warga.

Pasalnya, sejumlah saluran air di kawasan Setiabudi tidak berfungsi optimal untuk menampung air hujan karena timbunan lumpur dan sampah hingga mengakibatkan genangan.

"Pengurasan menindaklanjuti pengaduan warga melalui lurah. Lima tim pasukan biru fokus menguras endapan lumpur puing bangunan, dan sampah dari dalam saluran," kata Yansori dalam keterangannya, Rabu (9/3/2022).

Baca juga: 16 Pohon Tumbang di Jakarta Utara, Masyarakat Diimbau Wapada Cuaca Ekstrim

Beberapa saluran air yang dikuras di antaranya berada di depan di Jalan Sultan Agung tepatnya di depan Rusun Pasar Rumput, Jalan Minangkabau Barat, dan Jalan Prof Dr Satrio.

Yansori menjelaskan, sedimen endapan lumpur di sejumlah saluran yang dikuras memiliki kedalaman sekitar 40 hingga 80 sentimeter. 

Baca juga: Asosiasi Pengusaha Ungkap 230 Tempat Hiburan Malam di Jakarta Bangkrut akibat Pandemi Covid-19

"Kondisi saluran mengalami pendangkalan sehingga tidak berfungsi optimal menampung air saat hujan lebat mengguyur," ujar dia.

"Pengerukan dikerjakan secara manual menggunakan cangkul disebabkan banyaknya tanah dan puing yang sudah menutup sebagian besar saluran," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved