Meski Dihajar Pandemi, Plt Wali Kota Klaim Pendapatan Asli Daerah Kota Bekasi Meningkat

Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengklaim, PAD wilayahnya meningkat meski dihajar pandemi Covid-19.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat menjadi pembina upacara di HUT Ke-25 Kota Bekasi di lapangan Alun-alun M. Hasibuan, Jalan Veteran, Bekasi, Kamis (10/3/2022). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengklaim, Pendapatan Asli Daerah (PAD) wilayahnya meningkat meski dihajar pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan Tri dalam pidato upacara hari jadi ke-25 Kota Bekasi di lapangan Alun-alun M. Hasibuan, Jalan Veteran, Bekasi, Kamis (10/3/2022).

"Pendapatan asli daerah tetap mampu memberikan kontribusi diatas 40 persen total pendapatan daerah yaitu 44,99 persen (2021), meningkat dibandingkan tahun 2020 yang hanya sebesar 40,24 persen," kata Tri.

Menurut Tri, hasil ini merupakan gambaran Pemerintah Kota Bekasi dapat mengendalikan dampak pandemi di sektor ekonomi.

"Saat kita menghadapi pandemi justru semakin tinggi tingkat pendapatan yang bisa kita dapatkan, secara umum Pemerintahan Kota Bekasi mampu mengendalikan situasi perekonomian terdampak pandemi covid-19," jelas dia.

Baca juga: HUT Ke-25 Kota Bekasi, Tri Adhianto Singgung Rahmat Effendi hingga Target di Sisa Masa Jabatan

Capaian PAD 2021 lanjut dia, meningkat 24,9 persen dibanding 2020 berkat akselerasi yang dilakukan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

"Pencapaian ini merupakan salah satu kinerja dari perangkat daerah Kota Bekasi bersama-sama Forkopimda melalui koordinasi sinergitas dalam memelihara keseimbangan dalam pengendalian Covid-19, interkasi sosial, dan ekonomi," jelas dia.

Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat menjadi pembina upacara di HUT Ke-25 Kota Bekasi di lapangan Alun-alun M. Hasibuan, Jalan Veteran, Bekasi, Kamis (10/3/2022).
Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat menjadi pembina upacara di HUT Ke-25 Kota Bekasi di lapangan Alun-alun M. Hasibuan, Jalan Veteran, Bekasi, Kamis (10/3/2022). (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Fenomena ini kata Tri, terjadi lantaran sepanjang pandemi terdapat kegiatan-kegiatan non-formal yang mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dia tidak menapik, pandemi Covid-19 menimbulkan dampak pengangguran, angka pertumbuhan ekonomi yang melambat.

Baca juga: HUT Ke-25 Kota Bekasi, Momentum Reformasi Birokrasi di Usia Perak dan Kultur Daring Era Pandemi

"Ada satu tren yang positif yang cukup luar biasa bahwa ternyata untuk perekonomian pandemi tidak berpangaruh secara signifikan," ujar dia.

"Artinya bahwa ruang ruang itu diisi oleh kegiatan-kegiatan yang bersifat non formal yang mampu mendongkrak perekonomian rakyat di Bekasi," tambah Tri.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved