Cerita Kriminal

Pria Ini Hilang Akal Tikam Pak Kiai yang Sedang Wirid, Perlakukan ke Istri Korban Akhirnya Terungkap

Seorang kiai muda bernama KH Farid Ashr Waddahr menjadi korban penyerangan tetangganya sendiri bernama Sakrodin (32).

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Wahyu Septiana
TribunJabar
Sepupu Gus Farid, H Azun Mauzun, di lokasi musala di kompleks Pondok Pesantren An-Nur di Desa Tegal Mulya, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tempat penyerangan terhadap pelaku, Rabu (9/3/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang Kiai muda bernama KH Farid Ashr Waddahr menjadi korban penyerangan tetangganya sendiri bernama Sakrodin (32).

KH Farid Ashr Waddahr diserang oleh tetangganya itu saat sedang wirid di musala.

Seperti diketahui, KH Farid Ashr Waddahr merupakan Ketua Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (Jatman) Nahdlatul Ulama Kabupaten Indramayu.

Peristiwa penyerangan itu terjadi di musala kompleks Pondok Pesantren An-Nur di Desa Tegal Mulya, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Selasa (8/3/2022) sekitar pukul 22.30 WIB.

Ternyata sebelum menyerang Kiai muda yang akrab disapa Gus Farid itu, Sakrodin sempat mendatangi rumah korban.

Di sana Sakrodin bertemu dengan istri Gus Farid, Ning Annah, dan keponakannya Muhammad Haka.

Baca juga: Tak Puas Lakukan Ini ke Istri Kiai yang Hamil Muda, Sakrodin Bikin Santri Ketakutan di Pesantren

Saat itu, pelaku tiba-tiba masuk ke dalam musala dan langsung melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata tajam.

Sepupu Gus Farid, H Azun Mauzun, mengatakan,Sakrodin berasal Desa Dukuh Jati, Kecamatan Krangkeng.

Kapolres dan Dandim 0616/Indramayu saat menjenguk Gus Farid di Pondok Pesantren An-Nur di Desa Tegalmulya, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Rabu (9/3/2022).
Kapolres dan Dandim 0616/Indramayu saat menjenguk Gus Farid di Pondok Pesantren An-Nur di Desa Tegalmulya, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Rabu (9/3/2022). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

"Begitu saya mendapat informasi tersebut saya langsung mendatangi lokasi kejadian di rumah Gus Farid," ujar dia yang sekaligus merupakan Ketua Rabithah Ma’ahid al Islamiyah (RMI) kepada Tribuncirebon.com, Rabu (9/3/2022).

Azun Mauzun menceritakan, sebelum menyerang Gus Farid, pelaku tiba-tiba mendatangi kediaman kiai muda tersebut.

Hanya saja, di dalam rumah itu hanya ada istri dan keponakan Gus Farid.

Pelaku pun menanyakan keberadaan kiai muda tersebut.

Baca juga: Ada Pak Kiai di Situ? Tanya Pelaku Sebelum Bacok Berkali-kali Istri Gus Farid yang Sedang Hamil

Istri dari Gus Farid hanya menjawab bahwa suaminya tidak sedang ada di rumah.

Namun, setelah mendapat jawaban itu, pelaku sempat keluar rumah dan beberapa saat kemudian masuk lagi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved