Perjuangan Korban Arisan Bodong Mencari Kejelasan, Geruduk Rumah Pelaku Malah Dapat Ancaman

Nasib tak mengenakkan harus dirasakan para korban arisan bodong di kawasan Bandung timur, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Editor: Elga H Putra
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi Penipuan 

Pada lelang-lelang arisan sebelumnya, uang yang ditransfer kepada M selalu kembali berikut keuntungannya. Dengan demikian, Anggi pun percaya.

"Akhir Februari saya ikut lagi lelang itu. Saya tranfer Rp 9 juta, tapi enggak kembali. Uang pokoknya enggak ada, keuntungannya apa lagi," kata Anggi.

Dia sudah mencoba menghubungi M untuk menanyakan uang yang dia serahkan ke dalam arisan itu.

Namun, M tidak bisa dikontak.

Anggi kehilangan kontak dengan M.

Namun ternyata bukan hanya dia, puluhan orang lainnya pun mengalami hal yang sama, hilang kontak dengan bos arisan itu.

Sayangnya, Anggi tidak tahu di mana rumah M.

Dia selama ini bertransaksi arisan hanya via transfer dan komunikasi pun hanya secara online.

"Tapi menurut perbincangan di grup anggota arisan, konon rumah M ini di Nagreg, Kabupaten Bandung.

Korban-korban lain juga kebanyakan warga Cicalengka, Nagreg. Mungkin cuman saya yang warga Tanjungsari," ucapya.

Dia menunggu itikad baik M untuk mengembalikan uang arisan miliknya.

Namun, jika M tak kunjung beritikad baik, dia bersama korban lainnya akan melapor secara resmi ke Polresta Bandung.

"Saya udah lama nunggu, tapi kan nunggu juga ngapain, toh mungkin M sudah tidak punya uang, dan tidak ada itikad baik, saya pribadi dan korban lainnya akan tempuh jalur hukum," kata dia.

Baca juga: Penyanyi Asal Sumedang Jadi Korb

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved