Cerita Warga Sawangan Gerebek Prostitusi di Indekos, Jebak Jadi Pelanggan 300 Ribu: 'Eh Direspons'

arga di Jalan Abdul Wahab Kelurahan Sawangan Lama, Sawangan, Kota Depok, menggerebek sebuah indekos yang dijadikan lokasi prostitusi.

Istimewa
Layar tangkap saat muda-mudi di Sawangan digerebek warga karena prostitusi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dw Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWANGAN - Warga Sawangan lagi-lagi menggerebek tempat prostitusi yang sudah meresahkan.

Tekini, tempat prostitusi yang dimaksud adalah sebuah indekos di  Jalan Abdul Wahab, Kelurahan Sawangan Lama, Sawangan, Kota Depok.

Ketua RT setempat, Pepen, mengungapkan, pasutri penghuni indekos yang menjadi dalang adanya lokalisasi itu.

Mereka kerap membawa orang tidak dikenal ke dalam indekos.

Akhirnya, dua warga sekitar mencoba menjebak pasutri penghuni indekos, yang menjajakan diri lewat aplikasi.

Baca juga: Warga Sawangan Gerebek Indekos Diduga Jadi Lokalisasi, Ada 2 Pasang Muda-Mudi Hingga Temuan Kondom

"Akhirnya dijebak, dicoba mau sewa jasanya. Eh direspon ternyata," kata Pepen di kediamannya, Senin (14/3/2022).

"Jadi pasutri, nah yang menjajakan diri itu istrinya," timpalnya lagi.

Layar tangkap saat muda-mudi di Sawangan digerebek warga karena prostitusi.
Layar tangkap saat muda-mudi di Sawangan digerebek warga karena prostitusi. (Istimewa)

Setelah direspon, si wanita tersebut pun memberi harga Rp 300 ribu sekali main.

Setelah ada bukti benar bahwa terdapat lokalisasi yang dijajakan secara online di indekos, Pepen bergerak.

Pepen, bersama warga menggerebek indekos itu dan melabak si pasutri.

"Akhirnya deal harga Rp 300 ribu, nah dua warga yang ngejebak itu sama saya, sama anak saya, ke kosannya dan digerebek," bebernya.

Pepen mengatakan, keberadaan warga yang akan menggerebek ternyata sudah diketahui oleh pasutri tersebut.

Baca juga: Kondom Tak Bisa Bohong, Panti Pijat di Sawangan Terbukti Esek-Esek: Pemilik Langsung Jadi Tersangka

Mereka pun mencoba sembunyi dibalik rak atau etalase makanan.

Namun pasutri itu ketahuan dan langsung diperiksa.

Aparat polisi yang datang kemudian, mengamankan pasutri tersebut beserta barang bukti yang ditemukan di lokasi.

"Akhirnya ketahuan, dibawa ke kamarnya terus nemuin alat kontrasepsi dua kotak. Baru habis itu polisi datang dan dibawa ke Polsek Bojongsari, dan dibawa lagi ke Polres Metro Depok," tuturnya.

Terakhir, Pepen mengatakan pihaknya mengimbau pada pemilik indekos tersebut agar lebih selektif lagi pada calon penyewa.

Ia pun meminta pemilik kontrakan agar mewajibkan penyewanya untuk melapor ke pengurus lingkungan setempat.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved