Pentingnya Perhatikan Asupan Nutrisi Pada Pasien dengan Gangguan Ginjal

Ginjal, tak hanya berperan dalam pembuangan air yang tidak dibutuhkan lagi lewat urin, tapi juga memiliki banyak peranan lainnya.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Septiana
meetdoctor via Tribunnews.com
Ilustrasi Ginjal - Ginjal, tak hanya berperan dalam pembuangan air yang tidak dibutuhkan lagi lewat urin, tapi juga memiliki banyak peranan lainnya. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ginjal merupakan salah satu organ vital dalam tubuh yang berfungsi sebagai organ ekskresi.

Ginjal, tak hanya berperan dalam pembuangan air yang tidak dibutuhkan lagi lewat urin, tapi juga memiliki banyak peranan lainnya.

Di antaranya membuang zat-zat lain seperti kelebihan elektrolit dan sisa-sisa metabolisme dari makanan atau obat, mengatur tekanan darah, serta memproduksi sel darah merah, dan mengaktivasi vitamin D untuk penyerapan kalsium agar dapat menjaga kesehatan tulang.

Seperti yang diungkapkan oleh Medical General Manager Kalbe, dr Dedyanto Henky Saputra dalam edukasi mengenai betapa pentingnya nutrisi yang dibutuhkan untuk pasien ginjal, dalam rangka Hari Ginjal Sedunia 2022.

"Ginjal erat kita dengar untuk memproduksi air seni atau urin, tapi produksi ginjal tidak terbatas hanya untuk membuang urin saja. Tapi juga pada regulasi ginjal dan produksi atau aktivasi,” kata dia dikutip dari keterangan pers Kalbe Farma, Rabu (16/3/2022).

Ginjal yang tidak sehat, menyebabkan organ tersebut tidak dapat berfungsi secara maksimal.

Baca juga: Jeruk Nipis Ternyata Bermanfaat untuk Cegah Batu Ginjal, Simak Cara Mengonsumsinya

Beberapa penyakit yang sering kali terjadi, biasanya meliputi batu ginjal, dan juga infeksi saluran kemih.

Namun, jika ginjal sudah mengalami kerusakan secara permanen seperti tiga bulan atau lebih, Dedy menjelaskan kondisi ini bisa disebut dengan gangguan ginjal kronik.

Ilustrasi ginjal
Ilustrasi ginjal (Deherba.com)

"Salah satu masalah pada pasien gangguan ginjal kronik ini adalah mual, yakni ketika racun-racun yang seharusnya dibuang tadi, tidak dapat kita keluarkan dan menumpuk di saluran darah dan bahkan di rongga mulut."

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved