Wagub Ariza Sebut Dinkes DKI Jakarta Proaktif Atasi Pencemaran Batu Bara di Marunda

Dinas Kesehatan DKI disebut proaktif terkait masalah pencemaran batu bara di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (21/3/2022). Pemprov DKI Jakarta mengklaim jajaran Dinas Kesehatan DKI proaktif hadir ditengah masyarakat, termasuk menyoal masalah pencemaran batu bara di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta mengklaim jajaran Dinas Kesehatan DKI proaktif hadir ditengah masyarakat, termasuk menyoal masalah pencemaran batu bara di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Sebelumnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak Pemprov DKI Jakarta mengatasi masalah pencemaran batu bara di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Desakan ini setelah KPAI mendapati keluhan warga terkait pencemaran abu batu bara tersebut.

KPAI meminta penyelesaian masalah ini diatasi bersama dengan dinas terkait. Satu diantaranya oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

"Tentu sekali dari Dinkes akan melakukan situasi kondisi, sejauh mana keluhan yang dirasakan masyarakat. Tidak hanya masalah ini, masalah lain Dinkes selalu hadir proaktif memberikan pelayanan kesehatan. Silakan masyarakat sampaikan kepada kami terkait masalah kesehatan. Kami akan tindak lanjuti," kata Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Senin (21/3/2022).

Baca juga: Bila Tak Laksanakan Sanksi, PT KCN Terancam Pembekuan Izin Hingga Pencabutan Izin Usaha

Politisi Gerindra ini pun mengapresiasi masukan dari KPAI. Ia turut memastikan sudah menjatuhkan sanksi administrasi kepada PT Karya Citra Nusantara (KCN) yang terbukti melakukan pencemaran lingkungan.

"Tentu pertama kami berterima kasih atas temuan masukan dari KPAI dan kami sendiri sudah memberikan sanksi paksaan administrasi kepada KCN setidaknya ada 32 item pelanggaran menurut DLH dimana KCN harus segera memperbaiki," ucapnya.

Foto sisa-sisa batu bara yang mencemari permukiman kawasan Marunda Pulo, Cilincing, Jakarta Utara mengeluhkan adanya limbah batu bara yang mencemari lingkungan
Foto sisa-sisa batu bara yang mencemari permukiman kawasan Marunda Pulo, Cilincing, Jakarta Utara mengeluhkan adanya limbah batu bara yang mencemari lingkungan (Istimewa)

Diberitakan sebelumnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak Pemprov DKI Jakarta mengatasi masalah pencemaran batu bara di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Desakan ini setelah KPAI mendapati keluhan warga terkait pencemaran abu batu bara tersebut.

Komisioner KPAI Retno Listyarti mengatakan, pihaknya sudah menindaklanjuti laporan warga Rusun Marunda ke Pemprov DKI Jakarta.

"Karena penyelesaiannya harus melibatkan dinas-dinas terkait, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Dinas Pendidikan, bahkan Kementerian Lingkungan Hidup," kata Retno, Sabtu (12/3/2022).

Retno menjelaskan, pihaknya menerima laporan bahwa pencemaran batu bara di Rusun Marunda berdampak kepada kesehatan warga, terutama anak-anak.

Baca juga: Dinas LH Panggil PT KCN ke Kantor Wali Kota Jakut Terkait Sanksi Atas Pencemaran Batu Bara

Mulai dari masalah pernafasan (ISPA), gatal-gatal pada kulit, ruang bermain anak yang penuh abu batu bara, dan lain-lain.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved