Didesak KPAI, Dinkes DKI Klaim Siap Tindak Lanjuti Keluhan Kesehatan Warga di Rusun Marunda

Dinas Kesehatan DKI Jakarta klaim siap tindak lanjuti keluhan kesehatan dari warga di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara imbas pencemaran.

Warta Kota/Luthfi Khairul Fikri
Kondisi udara di kawasan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, pada Sabtu, 7 September 2019. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Kesehatan DKI Jakarta klaim siap tindak lanjuti keluhan kesehatan dari warga di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara imbas pencemaran batu bara.

Setelah didesak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk menyelesaikan masalah pencemaran batu bara, akhirnya Dinas Kesehatan DKI Jakarta bakal mengambil langkah lanjutan bagi warga di Rusun Marunda.

"Kalau memang dibutuhkan ada pemeriksaan karena kasus tertentu lah seperti ini (pencemaran batu bara) misalnya, nanti kami siap untuk melihat lebih lanjut. Apakah memang ada kebutuhan kesehatan yang lebih, kebutuhan pemeriksaan kesehatan yang lebih spesifik, atau apa," ungkapnya Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) di Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia saat dikonfirmasi, Selasa (22/3/2022).

Anak buah Gubernur Anies ini turut mengklaim bila selama ini sudah ada skrining kesehatan rutin bagi warga di kawasan Marunda, Jakarta Utara.

"Iya (rutin lakukan screening). Marunda kan ada di wilayah Kecamatan Cilincing, jadi  Puskesmas siap untuk memberikan pelayanan kesehatan dalam bentuk screening kesehatan kepada masyarakat itu ada sesuai tahap perkembangan umur," lanjutnya.

Baca juga: Cegah Infeksi Akibat Polusi Debu Batu Bara, Karang Taruna Kelurahan Marunda Bagikan Masker ke Warga

Ia menyebut skrining kesehatan yang dilakukan menyasar untuk semua warga, baik balita maupun lansia.

Sebagai contoh untuk balita, skrining yang dilakukan menyoal tumbuh kembang seperri pengelihatan hingga kemampuan motorik.

Untuk anak-anak dibangku sekolah seperti pemberian imunisasi.

"Jadi sudah ada proses yang menetapkan, berusaha menangkap risiko kesehatan pada setiap tahap perkembangan umur," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak Pemprov DKI Jakarta mengatasi masalah pencemaran batu bara di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Forum Masyarakat Rusunawa Marunda menggelar unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (14/3/2022). Mereka menuntut Kementerian Perhubungan untuk menyelesaikan kasus pencemaran batu bara di lingkungan mereka.
Forum Masyarakat Rusunawa Marunda menggelar unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (14/3/2022). Mereka menuntut Kementerian Perhubungan untuk menyelesaikan kasus pencemaran batu bara di lingkungan mereka. (kompas.com/REZA AGUSTIAN)

Desakan ini setelah KPAI mendapati keluhan warga terkait pencemaran abu batu bara tersebut.

Komisioner KPAI Retno Listyarti mengatakan, pihaknya sudah menindaklanjuti laporan warga Rusun Marunda ke Pemprov DKI Jakarta.

"Karena penyelesaiannya harus melibatkan dinas-dinas terkait, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Dinas Pendidikan, bahkan Kementerian Lingkungan Hidup," kata Retno, Sabtu (12/3/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved