MotoGP Mandalika

Kerja 21 Hari Digaji Rp105 Juta, Pawang Hujan MotoGP Mandalika: Pemasukan Event Ini Sampai Triliunan

Pawang hujan MotoGP Mandalika, Rara Isti Wulandari membeberkan gajinya selama berkerja di event besar tersebut.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
MotoGP/TribunJogja/Kolase Tribun Jakarta
Pawang hujan Rara Isti Wulandari mati-matian berusaha menghentikan hujan deras jelang MotoGP, di Sirkuit Mandalika, pada Minggu (20/3/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pawang hujan MotoGP Mandalika, Rara Isti Wulandari membeberkan gajinya selama berkerja di event besar tersebut.

Hal itu disampaikan Rara saat menjadi narasumber di YouTube Karni Ilyas, pada Rabu (23/3/2022).

Sekedar informasi, besaran gaji Rara sebagai pawang hujan di pagelaran balapan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia sempat menuai kontroversi.

TONTON JUGA

Rara menilai besaran gajinya tak seberapa dibanding dengan pemasukan event balapan MotoGP itu.

"Kalau polemik tentang gaji, kan pemasukan dari event ini saja sampai triliunan," kata Rara, dikutip TribunJakarta dari YouTube Karni Ilyas Club.

"Gaji pawang hujan kan cuma Rp 100 juta, iya kan dikit," imbuhnya.

Karni Ilyas lalu mengatakan Rara seharusnya meminta gajinya ditambah.

Baca juga: Sukses di MotoGP Mandalika, Rara Si Pawang Hujan Ternyata Mencengangkan: Pernah Ramal Sejumlah Artis

Mendengar ucapan Karni Ilyas Rara sontak tertawa.

"Makanya suruh naikin lagi," celetukan Karni Ilyas.

"Siap, Pak siap," ujar Rara.

Rara kemudian mengaku sebenarnya pernah ingin pulang dan tak melanjutkan pekerjaannya.

Namun ia langsung dicegah oleh pihak MotoGP Mandalika.

Baca juga: Pawang Hujan MotoGP Mandalika Pernah Ramal Pernikahan Syahrini dan Lesti Kejora, Singgung Soal Karma

"Saya kemarin sempet mau pulang sebenarnya," ucap Rara.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved