Cerita Kriminal
Begini Cara Sopir Taksi Online Hadapi Perampok Berpisau Modus Penumpang, Mobil pun Kembali
Hal itulah yang dialami Irwan Rusmawan, yang adlam seketika harus berpikir jernih memilih antara merelakan harta berharganya atau mengancam nyawanya.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM - Bayangkan situasi seorang sopir taksi online dirampok oleh penumpangnya sendiri yang memegang senjata tajam.
Hal itulah yang dialami Irwan Rusmawan, yang adlam seketika harus berpikir jernih memilih antara merelakan harta berharganya atau mengancam nyawanya.
Terlebih, saat itu sudah pukul 02.00 WIB Jumat (25/3/2022).
"Saya kaget, syok, cuma saya masih berfikir sehat, dalam arti saya gak panik karena kalau panik pasti dia (tersangka AH (22)) lebih brutal," ujar Irwan Rusmawan, saat berada di Mapolresta Bandung seperti dilansir dari Tribun Cirebon, Senin (28/3/2022).
Irwan bahkan tak segan memberikan apapun yang perampok minta asalkan nyawaya tak dihabisi lantaran memiliki keluarga yang harus dibiayai.
Dia memang tak dihabisi nyawanya oleh sang pelaku.
Baca juga: Diancam Pisau dari Kursi belakang, Sopir Taksi Ini Minta Tak Dibunuh Perampok: Saya Punya Keluarga
Tapi Irwan mengalami luka lebam di pelipis sebelah kirinya dan luka sobek di bagian leher sebelah kiri, akibat tusukan pisau tersangka.
"Luka tusuk sudah dijait, ada 4 jaitan," ucapnya.
Selain itu, mobil yang dia gunakan untuk menjadi taksi online juga dibawa kabur pelaku.
Kejadiannya, kata Irwan, saat berada di jalan sepi di dekat sawah, hanya ada dua rumah.
"Dia (tersangka) mukul terus nusuk, tapi yang masuk pukulannya dulu, dan saya sempat nangkis, kalau enggak mungkin udah habis," ucapnya.
Irwan menjelaskan kronologi dirinya bisa mendapat orderan dari pelaku.
"Saya ngambil orderan dari daerah Cilengkrang tujuan ke Ciparay.
Sampai titik tujuan, dia (tersangka) beralasan, katanya dia biasanya lewat belakang pakai motor," kata Irwan, setelah serah terima mobil yang dirampas pelaku, dari jajaran Polresta Bandung.
Irwan mengaku, mendapat orderan tersebut, tak sengaja karena kebetulan saja mau ke Cileunyi dan dapat orderan penumpang.
Baca juga: Modus Pesan Taksi, Waluyo Bawa Kabur HP hingga Berakhir Dihajar Warga di Cilandak
"Saya gak biasa ngalong, itu tanpa sengaja, sambil pulang gitu," kata Irwan.
Kini tersangka AH, sudah berhasil diamankan beserta dengan barang bukti dari hasil tindak kejahatannya, dan pisau yang digunakannya dalam melakukan aksinya oleh jajaran Polresta Bandung.
AH berhasil diringkus, di wilayah Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Minggu (27/3/2022).
Kapolresta Bandung, Kombes Kusworo Wibowo Kusworo menjelaskan kronologi kasus ini.
"Ini berawal dari laporan si pengemudi yang pada saat itu mendapatkan orderan, untuk menjemput seseorang berinisial AH (22) di daerah Cilengkrang kemudian ingin diantarkan ke Kecamatan Ciparay," ujar Kusworo, di Mapolresta Bandung.
Kusworo menjelaskan, ketika sudah sampai di titik lokasi pengantaran, tersangka AH, mengatakan kepada korban, Irwan Rusmawan (56) warga Baleendah untuk mengikutinya.
"Sampai dengan gang kecil dimana tidak ada orang, hanya ada dua rumah yang ada di situ, kemudian secara tiba-tiba tersangka melakukan pemukulan, dan penusukan ke leher korban," kata Kusworo.
Sehingga, kata Kusworo, korban mengalami lebam di pelipis sebelah kiri, dan mengalami luka tusuk sebilah pisau di leher sebelah kiri.
"Mengetahui dirinya diserang, korban mengatakan, kau mau apa silahkan, tapi tolong jangan bunuh saya, saya punya keluarga," ujarnya.
Kusworo mengungkapkan, kemudian si tersangka menyampaikan tinggalkan handphone, dompet, dan mobil.
Baca juga: Pelaku Pengeroyokan Pengendara Mobil di JLNT Casablanca Bertambah, Total Sudah 12 Orang Ditangkap
"Dalam kondisi seperti itu, korban masih menginginkan untuk membawa pulang KTP dan SIM nya, dan itu diberikan sama tersangka. Kemudian korban ditinggalkan di tengah jalan, dan kendaraan di bawa lari oleh tersangka," tuturnya.
Kurang lebih dua hari, dijelaskan Kusworo, berdasarkan hasil penyelidikan dari reskrim Polresta Bandung, bisa mengidentifikasi pelakunya.
"Sehingga kami bisa mendapatkan keterangan posisi dan identitas tersangka, akhirnya bisa pelaku bisa kami amankan pada tanggal 27 Maret 2022," katanya.
Selain itu kata Kusworo, pihaknya juga mengamankan barang bukti, berupa mobil, handphone, dompet, senjata tajam.
"Alhamdulillah lengkap, barang bukti hasil kejahatan bisa kami amankan, dan rencananya akan dikembalikan kepada korban," ucapnya.
Alasan pelaku
AH (22) tersangka pembegalan terhadap taksi online, di Ciparay, Kabupaten Bandung, mengaku, melakukan kejahatan tersebut karena terlilit uutang pinjaman online (pinjol).
Dia memang sudah merencanakan lakukan perampokan kepada sopir taksi online.
Salah satunya menyiapkan pisau dari rumahya untuk melukai korban.
AH mengaku, barang hasil rampokannya, yakni mobil dan handphone, rencananya akan dijual.
"Rencananya mau dijual, belum tau (dijual) ke mana, disimpan dulu saja," kata AH, yang tanggannya diborgol, saat di Mapolresta Bandung, (28/3/2022).
Namun belum sempat menjual barang tersebut, ia berhasil diringkus jajaran Polresta Bandung, di wilayah Cilengkrang, Minggu (27/3/2022).
"Kalau terjual, uangnya mau dipake buat bayar kebutuhan, bayar kosan sama ada hutang, dari pinjol, Rp 2 juta," ujar AH, sambil tertunduk.
Artikel ini telah tayang di TribunCirebon.com dengan judul Terlilit Utang Pinjol Pria di Bandung Nekat Rampok Taksi Online hingga Tusuk Driver, Ini Katanya,
Pengakuan Sopir Taksi Online yang Dirampok di Ciparay, Memohon Tak Dibunuh, Alami Luka Tusuk & Lebam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-perampokan-mobil_20180630_135155.jpg)