DPRD Minta PAUD di Jakarta Tidak Gelar PTM 100 Persen Dahulu, Ini Alasannya

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria mengatakan pihaknya telah memberikan rekomendasi ini tersebut saat rapat dengan Disdik

Ega Alfreda/TribunJakarta
Para siswa PAUD Anyelir, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang, akhirnya dapat mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di dalam gedung, Senin (22/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - DPRD DKI Jakarta memberi rekomendasi kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta terkait rencana pembelajaran tatap muka (PTM) kapasitas 100 persen secara serentak.

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria mengatakan pihaknya telah memberikan rekomendasi ini tersebut saat rapat dengan Disdik pada Senin (28/3/2022) kemarin.

Rekomendasi tersebut menyarankan agar PTM 100 persen tak diterapkan untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Ia menyebut siswa PAUD masih riskan dari penyebaran Covid-19 dan sulit dikontrol.

"Cuma kita kasih masukan khusus untuk PAUD kalau bisa jangan full 100%. yang lain boleh 100%. Kalau PAUD anak-anaknya masih terlalu kecil susah dikontrol," jelasnya kepada awak media, Selasa (29/3/2022).

Baca juga: DPRD DKI: PTM 100 Persen Sudah Diterapkan dari Maret, Resminya 1 April 2022

Baca juga: Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik, Antusias Warga Jatinegara Divaksin Covid-19 Melonjak

Kendati begitu, PTM 100 persen untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) harus dengan assessment atau persetujuan dari orangtua.

"Rekomendasi dari Komisi E, PAUD jangan dulu 100 persen. Jenjang lain boleh, SD, SMP, SMA boleh 100 persen asal izin orang tua," jelasnya.

DPRD Nilai Jakarta Bisa PTM 100 Persen Serentak Mulai April

Ketua Komisi E DPRD DKI Iman Satria saat ditemui usai rapat, di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020).
Ketua Komisi E DPRD DKI Iman Satria saat ditemui usai rapat, di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020). (Tribunnews.com/ Danang Triatmojo)

DPRD DKI Jakarta menilai pembelajaran tatap muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen bakal digelar serentak pada 1 April 2022 mendatang.

Hal ini diungkap Ketua Komisi E DPRD Jakarta Fraksi Gerindra, Iman Satria setelah pada Senin (28/3/2022) kemarin, Komisi E DPRD DKI dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta melakukan rapat.

"Sebenarnya mereka sudah mulai (PTM 100 persen). Dari Maret dia udah terapkan, tapi resminya 1 April ini resmi di terapkan 100 persen benar-benar gitu loh," katanya.

Politisi Gerindra ini pun mendukung rencana PTM dengan kapasitas 100 persen.

Tentunya assessment atau persetujuan dari orangtua tetap menjadi hal yang utama lantaran pandemi yang masih melanda.

Baca juga: Covid-19 DKI Melandai, Zona Merah Kini Tersisa 3 RT di Jakpus dan Jakut

Baca juga: Ongkos Lebih Murah, Girangnya Penumpang Saat Terminal Kampung Rambutan Hapus Syarat Tes Antigen-PCR

"Kita dukung semua apa yg dikerjakan oleh dinas pendidikan, rencana ke depan menghadapi PTM 100%. Rekomendasi dari Komisi E, PAUD jangan dulu 100 persen. Jenjang lain boleh, SD, SMP, SMA boleh 100 persen asal izin orang tua," jelasnya.

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta telah memastikan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan kapasitas peserta didik 100 persen sejak beberapa hari lalu.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan hal ini sesuai dengan penerapan PPKM level dua di Jakarta.

"Ini kan nanti akan kembali melaksanakan 100 persen di level 1 dan 2," kata Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Senin (28/3/2022) malam.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved