Pemprov DKI Jakarta Pastikan Lounge In The Sky Kantongi Izin dari BKPM

Disparekraf DKI Jakarta memastikan Lounge In The Sky, Jakarta Selatan sudah mengantongi izin.

https://www.lits.asia/ via Tribunnews.com
Lounge In The Sky, restoran melayang di Jakarta Selatan. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta memastikan Lounge In The Sky, Jakarta Selatan sudah mengantongi izin. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta memastikan Lounge In The Sky, Jakarta Selatan sudah mengantongi izin.

Hal ini Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Disparekraf DKI Jakarta Iffan.

"Sudah, semuanya sudah punya (izin)," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (29/3/2022).

Kendati begitu, perizinan untuk restoran yang menawarkan sensasi makan di atas langit ini diterbitkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Pasalnya, saat ini Disparekraf DKI hanya memiliki wewenang untuk melakukan pengawasan bukan mengurusi persetujuan perizinan untuk restoran di Jakarta.

Baca juga: Bantu Restoran Tingkatkan Omzet di Masa Pandemi Covid-19, PergiKuliner Luncurkan Voucher Kolektif

"(Izin) itu melalui sistem sistem Online Single Submission (OSS) yang diterbitkan oleh BKPM, bukan di kami. Saya sendiri karena kami bukan lembaga perizinannya, mungkin bisa ditanya sama BKPM atau ke PTSP ya, karena kalau dulu memang kami yang mengeluarkan perizinan. Tapi setelah ada lembaga PTSP dan BKPM izinnya melalui BKPM," paparnya.

Diapresiasi Sandiaga Uno

Menparekraf RI, Sandiaga Uno, ketika meninjau arena Pacuan Kuda di Desa Panda, Palibelo, Bima, Nusa Tenggara Barat, Minggu (13/6/2021).
Menparekraf RI, Sandiaga Uno, ketika meninjau arena Pacuan Kuda di Desa Panda, Palibelo, Bima, Nusa Tenggara Barat, Minggu (13/6/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Dilansir dari Kompas.com, konsep bersantap di ketinggian 50 meter dari Lounge in The Sky Indonesia disambut antusias oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, Senin (28/3/2022).

Usai menikmati hidangan di langit Jakarta ini, ia menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Lounge in The Sky yang mengisi daftar baru opsi kuliner warga Ibu Kota.

"Hari ini saya menjajal sensasi dinner in the sky (makan malam di langit), ini salah satu inovasi destinasi pariwisata baru di Ibu Kota yang menawarkan sesuatu keunikan, kita menikmati kuliner Indonesia di atas ketinggian 50 meter," kata Sandiaga kepada Kompas.com, senin.

Baca juga: Lantik Pengurus Baru PUTRI, Sandiaga Uno Tekankan Pentingnya Membuka Lapangan Kerja

Tak ketinggalan, ia pun mengimbau para pelaku usaha serupa di destinasi wisata lain untuk melakukan studi banding di tempat ini. Hal ini karena Lounge in The Sky dinilai sangat inovatif dalam berbagai aspek.

"Saya mengundang para penyelenggara kegiatan serupa di destinasi wisata lain untuk melakukan studi banding di sini karena tentunya aspek keselamatan, kebersihan, dan juga pelayanannya, sudah merupakan standar internasional yang diberlakukan dengan ketat," sambungnya

Menurutnya, kehadiran Lounge in The Sky sebagai destinasi wisata baru akan turut berdampak terhadap terbukanya lapangan kerja dan peluang usaha.

Ia berharap dapat mencoba menu kuliner lainnya yang menjadi keunggulan dari ekonomi kreatif Indonesia.

Sebagai informasi, Lounge in The Sky akan dibuka untuk umum mulai Selasa (5/4/2022) mendatang, dengan menyajikan mulai dari empat menu hasil kolaborasi bersama Boca Rica Tapas and Bar, Mangkuluhur City, Jakarta Selatan.

Adapun harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp 1,6 juta untuk paket standar, Rp 2,2 juta untuk kelas bisnis, dan Rp 3,7 juta untuk kelas satu.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved