Liga 1

Persipura Degradasi, Ini Kata Pelatih Persib Bandung Soal Kabar 'Main Mata' Lawan Barito Putera

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts bereaksi atas rumor main mata dalam laga kontra Barito Putera, Kamis (31/3/2022).

Tribun Jabar/Deni Denaswara
Robert Alberts beri pengarahan kepada para pemain Persib Bandung menjelang laga melawan PSIS Semarang. Ia bereaksi atas rumor main mata dalam laga kontra Barito Putera, Kamis (31/3/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pelatih Persib Bandung Robert Alberts bereaksi atas rumor main mata dalam laga kontra Barito Putera, Kamis (31/3/2022).

Pasalnya, hasil imbang Persib Bandung melawan Barito Putera dengan skor 1-1 membuat Persipura Jayapura terdegradasi ke Liga 2.

Sementara, Barito Putera akhirnya mengamankan tiket Liga 1 2021.

Persib Bandung harusnya menang lawan Barito dengan skor 2-1.

Namun, apa daya, penalti David da Silva gagal sehingga skor akhir 1-1.

Robert Alberts pun menyebut, di laga itu, timnya ingin meraih kemenangan.

Baca juga: Tak Terdegradasi, Barito Putera Lolos dari Lubang Jarum Usai Imbangi Persib di Laga Terakhir Liga 1

"Kami (tim Persib) sudah sepakat dan memiliki keinginan, untuk mencoba menenangkan pertandingan ini. Namun, dari banyak peluang yang tercipta, termasuk penalti yang tidak masuk, tentunya sangat mengecewakan bagi kami," ujarnya dalam konferensi pers virtual usai pertandingan, Kamis (31/3/2022).

Selain itu, keunggulan dalam mendominasi permainan dan skor, tidak mampu dipertahankan timnya hingga akhir pertandingan.

Akhirnya, lawan mampu mencetak gol penyama, yang mengubah hasil akhir pertandingan.

"Ketika kami banyak melakukan penyerangan, lini pertahanan kami justru tidak fokus, dan akhirnya Barito Putera bisa memanfaatkan situasi tersebut, dan mengubah hasil pertandingan hari ini," ucapnya.

Laga Barito Putera Vs Persib Bandung.
Laga Barito Putera Vs Persib Bandung. (Instagram Liga1Match)

Setelah ini, lanjutnya, timnya akan langsung fokus ke persiapan untuk mengarungi kompetisi musim depan.

"Setelah pertandingan ini, tentu kami akan istirahat setelah melalui kompetisi dengan jadwal yang sangat-sangat padat dan jauh dari rumah. Karena dengan sistem bubble seperti ini, semua akan rindu dengan keluarga masing-masing. Setelah itu, kami akan berkumpul dan memulai kembali latihan di pertengahan bulan Mei, sebagai persiapan tim untuk kompetisi musim depan. Dan musim depan kami bertekad menjadi juara," katanya.

Hal senada disampaikan oleh perwakilan pemain Persib Bandung, Abdul Aziz.

Baca juga: Laga Pamungkas, Persija dan Persib Tentukan Nasib Tim yang Bakal Terdegradasi dari Liga 1

Menurutnya, hasil pertandingan tersebut berdampak kekecewaan bagi dirinya sebagai pemain.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved