600 Titik di Tangsel Masih Gelap Tanpa PJU, Ini Kata Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan

Di media sosial, warga mengeluhkan PJU Flyover Ciputat yang kerap mati sehingga sangat mengganggu dan mengancam keamanan berlalu lintas.

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, saat ditemui di lokasi vaksinasi massal usia 18 tahun ke atas di Kampus Viktor Universitas Pamulang, Serpong, Selasa (29/6/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Perkara penerangan jalan umum (PJU) masih menjadi masalah yang meresahkan di Tangerang Selatan (Tangsel).

Di media sosial, warga mengeluhkan PJU Flyover Ciputat yang kerap mati sehingga sangat mengganggu dan mengancam keamanan berlalu lintas.

Tidak hanya di jalan protokol, di sudut-sudut kampung pun PJU masih menjadi keresahan warga.

Di antaranya di Jalan tawes, Bambu Apus, Pamulang.

Udin, warga setempat mengatakan, tiang-tiang PJU sudah banyak berdiri, namun lampunya mati.

Baca juga: Mobil Tabrak Beton dan Tiang PJU Sampai Roboh di Duren Sawit, Kendaraan Ringsek Tak Berbentuk

Pria 28 tahun itu sangat menyesalkan jika pendirian tiang PJU hanya memakan anggaran saja tanpa mendatangkan manfaat bagi masyarakat.

"Tiang tiang PJU mah berdiri tegak, tapi cuma jadi hiasan enggak ada yang nyala satu pun. Buang-buang anggaran tapi enggak guna buat warga," kata Udin kepada TribunJakarta.com, Sabtu (2/4/2022).

Sementara, Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, mengakui bahwa PJU masih ada pada daftar pekerjaannya saat ini.

Orang nomor dua di Tangsel itu bahkan mengungkapkan, setidaknya ada 600 titik di Tangsel yang masih gelap akibat belum diterangi PJU.

Pilar mengatakan, angka 600 meter itu sudah berdasarkan rasio standar penerapan PJU pada luas wilayah tertentu.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, di Kantor DPRD Tangsel, Jalan Raya Serpong, Setu, Senin (21/6/2021).
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, di Kantor DPRD Tangsel, Jalan Raya Serpong, Setu, Senin (21/6/2021). (TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir)

"Sekarang saya udah pegang datanya, ada berapa titik, nanti saya mau bahas sama Dishub, titik mana saja yang mau dibahas, sekitar 600-an deh."

"Ya memang kan harus selalu ditambah karena kan ada rasio, sekian meter persegi ada beberapa titik," kata Pilar saat ditemui di Islamic Center Tangsel, Serpong.

Pria 30 tahun itu mengatakan, Pemkot Tangsel tidak menutup kemungkinan akan bekerja sama dengan pihak swasta demi mempercepat pemenuhan kebutuhan PJU di wilayahnya.

"Tidak menutup kemungkinan juga kita bekerja sama sama swasta agar seluruh Tangsel terang semua. Yang penting pelayanan terpenuhi. Karena itu masalah utama yang haeis dipenuhi untuk masyarakat," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved