Suami Terima Orderan Ojol, Sang Istri Nyaris Jadi Dinodai Penjaga Warkop di Bekasi, Begini Akhirnya

Istri driver ojek online nyaris dinodai penjaga warung kopi (23) berinisial OR (23) di Kota Bekasi. Begini kronologinya.

megapolitan.kompas.com
Ilustrasi pelecehan seksual. Istri driver ojek online nyaris dinodai penjaga warung kopi (23) berinisial OR (23) di Kota Bekasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI BARAT - Istri driver ojek online nyaris dinodai penjaga warung kopi (23) berinisial OR (23) di Kota Bekasi.

Aksi nekat sang penjaga warung kopi itu terjadi di Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jumat (1/4/2022).

Saat itu, driver ojek online dan istrinya berinisial R (20) sedang nongkrong di warung kopi tersebut.

Namun, driver ojek online itu terpaksa meninggalkan istrinya karena harus menerima orderan.

Penjaga warung kopi pun nekat melakukan aksi percobaan rudapaksa kepada R saat ditinggal suaminya.

Baca juga: Khilaf Penjaga Warkop Coba Rudapaksa Pelanggannya, Digeruduk Warga Sampai Nyaris Akhiri Hidup

Akibat kejadian itu, warung kopi tersebut digeruduk warga.

Pelaku sempat berusaha hendak mengakhiri hidup dengan cara menusukkan tubuhnya menggunakan pisau.

Beruntung upaya tersebut dapat digagalkan warga.

Penjaga warkop hendak perkosa pembelinya, di Bintara, Bekasi.
Penjaga warkop hendak perkosa pembelinya, di Bintara, Bekasi. (Instagram @bintaratv)

Ketua RW setempat Ahmad Bisri Mustofa mengataka pelaku diduga depresi ketika aksi bejatnya diketahui warga dan menjadi bulan-bulanan.

"Ketika dia udah enggak dipegangin sama warga tahu-tahu dia lari ke dapur ambil pisau saya pikir mau nyerang atau apa tahu-tahu dia mau nusukin dirinya sendiri," kata Bisri, Sabtu (2/4/2022).

Baca juga: Cinta Buta Istri Tukang Siomay, Bohongi Polisi Demi Lindungi Suami yang Sudah Rudapaksa Banyak Bocah

"Untung pada saat itu ada warga ada yang langsung megangin, nekat tapi enggak sampe kejadian keburu dipegangin tangannya sama warga pisaunya dilepas," tambahnya.

Bisri mengungkapkan, pelaku sempat diintrogasi sebelum dibawa ke kantor polisi terkait perbuatannya hendak merupakan korban berinisial R (20).

"Dia mencoba melakukan pemerkosaan dan dia mengakui kalau dia khilaf," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved